Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Suhatri Bur Putuskan Pinang Yosdianto, Deklarasi Dukungan 7 Parpol Non Parlemen

Aris Prima Gunawan • Jumat, 9 Agustus 2024 | 12:30 WIB

UNGKAP PASANGAN: Suhatri Bur dan Yosdianto bergandengan bersama pengurus 7 parpol pendukungnya saat deklarasi di RM Nara pada Rabu (7/8). (TIM SUHATRI BUR)
UNGKAP PASANGAN: Suhatri Bur dan Yosdianto bergandengan bersama pengurus 7 parpol pendukungnya saat deklarasi di RM Nara pada Rabu (7/8). (TIM SUHATRI BUR)

PADEK.JAWAPOS.COM-Petahana dalam Pilkada Padangpariaman 2024, Suhatri Bur, akhirnya menjawab prediksi publik tentang calon pendampingnya di Pilkada November nanti. Sesuai perkiraan, Suhatri Bur mengambil Yosdianto sebagai wakilnya untuk mempertahankan kursi Bupati Padangpariaman.

Hal itu dibocorkan dalam deklarasi dukungan dari partai politik (parpol) non parlemen untuk Suhatri Bur, di RM Nara, Tiram, Rabu sore (7/8). Terdapat 7 parpol non parlemen di Padangpriaman yang memberikan dukungan untuk Suhatri Bir-Yosdianto.

Yakni PBB, Partai Garuda, PKN, Partai Buruh, Hanura, Partai Ummat, dan PSI. Sedangkan parpol yang memiliki kursi di DPRD Padangpariaman yang menusung Suhatri Bur-Yosdianto dalam deklarasi tersebut yaitu PAN (7 kursi) dan PPP (4 kursi).

Artinya, Suhatri Bur-Yosdianto sudah memenuhi syarat kursi untuk maju di Pilkada 2024 ini. Suhatri Bur mengaku terharu dengan dukungan yang mengalir dari 7 parpol tersebut untuk dirinya dan Yosdianto. Ia pun sangat berterima kasih. “Dukungan ini sangat berarti bagi kami, untuk melangkah di Pilkada 2024 ini,” ujar Suhatri Bur yang sekarang menjabat Bupati Padangpariaman.

Suhatri Bur menjelaskan bahwa ke depan dirinya menyoroti pentingnya pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, kali ini ia memutuskan didampingi oleh Yosdianto, dengan latar belakang pendidikan yang kuat. Ia pun yakin akan membawa kemajuan yang signifikan di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Program kami tidak mengedepankan hal-hal yang mercusuar, tetapi lebih kepada kepentingan rakyat, dengan mengutamakan program berdasarkan skala prioritas,” ucapnya.
Untuk diketahui, pada periode kepemimpinannya saat ini, Suhatri

Bur didampingi oleh Rahmang yang juga memiliki latar belakang pendidikan. Sebelum memutuskan pensiun dini dari ASN pada 2020, Rahmang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Padangpariaman. Hanya saja, Suhatri Bur-Rahmang yang diyakini sejumlah pendukungnya akan berpasangan lagi di periode kedua, ternyata angan-angan itu tak terwujud.

Potensi Tiga Poros Kecil

Dengan deklarasinya Suhatri Bur-Yosdianto, baru dapat dipastikan ada dua poros pada Pilkada Padangpariaman. Yakni pasangan Suhatri Bur-Yosdianto dan John Kenedy Azis-Rahmat Hidayat. Memang, sejauh ini digadang-gadang bakal ada tiga poros di Pilkada Padangpariaman 2024.

Sosok yang dianggap bisa membuka poros ketiga yaitu Aldino Desra dan Muhammad Fadhil. Aldino sendiri sudah memiliki tiket dari PKS. Namun, kursi PKS tidak cukup mengusungnya di pilkada tanpa berkoalisi. Bagaimana dengan Muhammad Fadhil?

Putra bungsu alm Ali Mukhni ini awalnya digadang-gadang bakal berpeluang diuaung Partai Nadem, nyatanya peluang itu tertutup ketika rekomendasi parpol besutan Surya Paloh itu diberikan kepada John Kenedy Azis-Rahmat Hidayat. Apakah dengan begitu masih ada peluang tiga poros?

Kemungkinan tiga poros bisa saja terjadi. Pasalnya, masih terdapat beberapa parpol yang belum mengumumkan usungannya di Pilkada Padangpariaman 2024. Salah satunya Partai Gerindra yang mendapat 5 kursi di DPRD Padangpariaman pada Pileg 2024. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#Suhatri Bur Pinang Yosdianto #Yosdianto #Pilkada Padangpariaman 2024 #suhatri bur