Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalur Sungailimau- Sungaigeringging tak Kunjung Diperbaiki

Silvina Fadhilah • Selasa, 21 Januari 2025 | 13:15 WIB

LAMBAN: Ruas jalan Sungaigeringging menuju Sungailimau, Padangpariaman, tak kunjung mendapat perbaikan pascaamblas sejak Maret 2024 lalu.(SILVINA FADHILAH/PADEK)
LAMBAN: Ruas jalan Sungaigeringging menuju Sungailimau, Padangpariaman, tak kunjung mendapat perbaikan pascaamblas sejak Maret 2024 lalu.(SILVINA FADHILAH/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Sudah hampir setahun amblas, ruas jalan provinsi di Kuranjihilir, Kecamatan Sungailimau, Padangpariaman, tak kunjung mendapat perbaikan. Jalur penghubung Sungailimau menuju Sungaigeringging hingga ke Kabupaten Agam itu terancam putus saat ini.

Pantauan Padang Ekspres saat melintas di jalan rusak tersebut, Minggu (19/1), terlihat kondisi jalan itu sudah sangat memprihatinkan.

Sebagian bahu jalan amblas dan dipalang balok kelapa oleh warga sekitar secara swadaya. Arus lalu lintas terpaksa menggunakan sistem satu arah.

Menurut pengakuan warga sekitar, jalan tersebut mengalami amblas sejak Maret 2024 lalu. Warga sudah sering mengirimkan usulan perbaikan ke pemerintah daerah setempat, namun belum juga mendapat perhatian hingga kini.

Sejumlah pengendara yang melintas terpaksa ekstra hati-hati. Salah jalur sedikit, bisa-bisa menantang maut terjun ke jurang. Untungnya, pemuda sekitar aktif berpartisipasi mengatur lalu lintas untuk mencegah kecelakaan.

“Jalan ini sudah lama rusak. kami sudah sering melaporkan ke pemda, namun belum ada tindak lanjut sampai sekarang. Belum ada perbaikan,” kata Rinaldi, 50, warga setempat, 

Ia juga khawatir akan keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua yang rentan terhadap kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk.

Ditekankannya, dengan kondisi jalan amblas itu, lalu lintas hanya bisa dilakukan satu arah. Hal tersebut mengantisipasi kondisi jalan agar tidak semakin rusak.

“Jalannya hanya bisa dilewati satu kendaraan bergantian. Khawatir jalan akan semakin rusak parah. Apalagi yang dikhawatirkan saat kondisi hujan. Mobil dengan muatan besar juga tidak diperbolehkan melintasi jalan,” kata dia.

Warga, lanjutnya, juga aktif berjaga di lokasi mengatur lalu lintas agar tidak ada insiden kecelakaan saat melintas, terutama di malam hari. Terkadang memang, beberapa pengendara memberikan sumbangan atas peran warga tersebut.

Senada, Junaidi, 34, seorang pengendara roda dua yang melintas di jalan tersebut mengaku juga sangat khawatir terhadap kondisi jalan yang rusak. “Saya khawatir terjadi kecelakaan jika jalan ini tidak segera diperbaiki,” ujarnya. 

Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk perbaikan jalan tersebut, mengingat jalur ini merupakan akses yang menghubungkan tiga wilayah sekaligus.

Ia juga meminta agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di daerah tersebut untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (cr1)

Editor : Novitri Selvia
#Sungailimau #Sungaigeringging #jalan rusak #jalan amblas