Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Hebat Ludeskan Warung dan Pondok Bibit Ikan di Padangpariaman, Kerugian Capai Rp200 Juta

Randi Zulfahli • Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:38 WIB

Kebakaran melanda warung dan pondok bibit ikan di Kiambang Padangpariaman, Jumat malam (18/7/2025). (Damkar Padangpariaman)
Kebakaran melanda warung dan pondok bibit ikan di Kiambang Padangpariaman, Jumat malam (18/7/2025). (Damkar Padangpariaman)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran hebat melanda sebuah warung dan pondok bibit ikan milik warga di Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, pada Jumat malam (18/7/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.45 WIB dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp200 juta. Api melalap seluruh bangunan beserta isi warung dan fasilitas usaha pembibitan ikan hingga tak tersisa.

Komandan Regu Wilayah I Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padangpariaman, Satria Buana Putra, menjelaskan kronologi kejadian. Api pertama kali terlihat oleh saksi mata yang segera melapor ke petugas pemadam.

"Laporan masuk ke kantor kami pada pukul 20.45 WIB. Tim langsung bergerak cepat dan berangkat dua menit kemudian pada pukul 20.47 WIB," jelas Satria.

Tim Damkar tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.55 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 23.15 WIB, setelah proses penanganan intensif selama 2 jam 30 menit.

Bangunan yang terbakar diketahui milik Nofrika Hendra (44), seorang buruh lepas yang mengelola usaha warung dan pondok bibit ikan di kawasan tersebut.

"Seluruh bangunan dan persediaan usahanya ludes dilahap si jago merah," ujar Satria.

Dalam operasi pemadaman, Dinas Damkar Padangpariaman mengerahkan empat unit kendaraan operasional, Unit 05 dan 07 dari Lubukalung, Unit 04 dari Limpato, dan Satu unit tambahan dari Kota Pariaman.

Personel yang terlibat dalam operasi ini meliputi Regu A Lubukalung, Regu A Limpato, serta dua petugas tambahan, yakni Joni Anwar dan Arahim Ardi.

Salah satu kekhawatiran saat kejadian adalah potensi penyebaran api ke kawasan pemukiman sekitar. Namun, koordinasi cepat antar regu pemadam berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain.

"Penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib," pungkas Satria.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di area padat bangunan dan tempat usaha yang menggunakan peralatan listrik atau bahan mudah terbakar.(*)

Editor : Hendra Efison
#Warung Ludes Terbakar #Pondok Bibit Ikan di Padangpariaman #Kebakaran Hebat