PADEK.JAWAPOS.COM-Ketua Komisi IV DPRD Padangpariaman, Afredison, melakukan kunjungan ke warga di Simpang Gantiang, Korong Tungka, Nagari Sungaidurian, Kecamatan Patamuan, kemarin.
Ia mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kerusakan irigasi dan bronjong akibat banjir besar yang melanda wilayah itu tahun lalu.
Warga menyampaikan bahwa bencana banjir tersebut menyebabkan ribuan hektare sawah terendam dan mengalami kerusakan berat.
Selain menghancurkan lahan pertanian, arus deras juga merusak bronjong yang menjadi pelindung area sawah dari erosi. Hingga kini, warga masih berupaya memperbaiki kerusakan secara swadaya.
“Sudah beberapa kali kami bergotong royong menyusun batu kali dan tanah untuk menahan aliran air, tapi kalau hujan besar datang, semuanya hanyut lagi. Kami berharap pemerintah bisa membantu membangun bronjong yang lebih kuat,” ujar Yati, salah seorang warga yang juga pemilik Lapau Elok Yati.
Menurut Yati, sejak banjir besar itu melanda, belum ada tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah terkait perbaikan infrastruktur pertanian. Ia berharap dengan kedatangan Tuanku Afredison, aspirasi warga bisa diperjuangkan di tingkat kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Afredison menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi warga Patamuan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Ia menyebutkan bahwa penanganan banjir dan perbaikan sarana irigasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami akan memperjuangkan agar perbaikan irigasi dan pembangunan bronjong di Patamuan mendapat perhatian khusus dalam anggaran mendatang. Masyarakat tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri menghadapi dampak banjir,” jelas Afredison.
“Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda rutin Komisi IV DPRD Padangpariaman dalam menyerap aspirasi masyarakat di berbagai nagari.
Dengan turun langsung ke lapangan, kita dapat memahami kondisi nyata dan kebutuhan prioritas warga, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tukasnya. (apg)
Editor : Novitri Selvia