PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati PadangPariaman, John Kenedy Azis (JKA), terus turun ke lapangan untuk memastikan masyarakat memperoleh perhatian, bantuan, dan pelayanan yang dibutuhkan.
Kemarin, ia melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah titik terdampak di Nagari Anduriang dan wilayah sekitarnya.
Kunjungan pertamanya ke Korong Rimbo Kalam, salah satu kawasan yang terdampak longsor dan sempat mengisolasi penduduk.
Di posko pengungsian, ia menyerahkan bantuan sembako dan berbagai kebutuhan pokok sambil memastikan kondisi para pengungsi terus terpantau dengan baik.
Selanjutnya, ke Jorong Tanah Taban yang mengalami banjir dan longsor, lalu ke Korong Balah Aie, lokasi longsor besar yang juga membuat sejumlah warga terjebak tanpa akses keluar.
Di setiap titik, Bupati hadir menyapa warga, memberikan semangat, serta memastikan kebutuhan mendesak mereka terpenuhi.
“Tetap bersemangat, tetap sehat. Ini musibah, namun kita pasti bisa bangkit kembali. Saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, bahkan langsung dengan Presiden Prabowo,” ujar JKA kepada masyarakat.
Perjalanan JKA dan rombongan berlanjut ke Korong Sipisang, Nagari Anduriang, yang hingga kini belum dapat ditembus akibat longsor besar.
Alat berat masih bekerja membuka jalur utama. Di lokasi tersebut, ia menyalurkan paket sembako. Rombongan juga bertemu sejumlah donatur, termasuk BNI Peduli dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kepada para mitra yang hadir, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi mereka dalam mempercepat upaya pemulihan.
Sementara di Korong Sipinang, JKA kembali memperlihatkan aksi nyata di lapangan. Karena jembatan penghubung putus, penyaluran bantuan dilakukan menggunakan tali dengan sistem katrol agar kebutuhan pokok tetap sampai ke warga terisolasi.
JKA bahkan ikut langsung mengoperasikan mekanisme distribusi tersebut. “Pengungsi harus aman, kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar mereka tidak boleh terlambat. Kita ingin listrik, air bersih, dan layanan dasar lainnya kembali normal agar masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembersihan material longsor terus dipercepat agar akses menuju permukiman segera kembali terbuka. Bupati berharap dalam beberapa hari ke depan masyarakat sudah bisa pulang setelah kondisi dinyatakan aman.
Terkait kerusakan, JKA menyebut pemerintah daerah tengah merampungkan pendataan kerugian, mulai dari jalan dan jembatan yang putus, rumah warga yang hanyut atau rusak berat, lahan pertanian, irigasi, peternakan, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Meski mengakui lelah setelah mengunjungi banyak titik bencana dalam satu hari, Bupati menyebut rasa penat tersebut langsung hilang ketika dapat bertemu masyarakat, mendengarkan keluhannya, serta menyampaikan bantuan dan harapan. (apg)
Editor : Novitri Selvia