PADEK.JAWAPOS.COM-Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir menimbulkan dampak signifikan, mulai dari korban jiwa, kerusakan infrastruktur, kerugian ekonomi, hingga meningkatnya potensi gangguan kesehatan masyarakat.
Kabupaten Padangpariaman menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak cukup berat akibat peristiwa tersebut.
Sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kunjungan ke sejumlah posko pengungsian di Nagari Pasia Laweh Lubuak Aluang, kemarin.
DWP Kementerian ESDM menyalurkan bantuan berupa pengadaan sumber air bersih melalui pembangunan sumur bor di beberapa titik pengungsian.
Selain itu, bantuan barang kebutuhan pokok dan sembako juga diserahkan kepada para pengungsi guna membantu meringankan beban mereka.
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Padangpariaman, Nita Azis, Ketua DWP Kementerian ESDM, Sri Bahlil, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Upaya tersebut dilakukan agar penanganan bencana dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terukur.
“Dalam situasi bencana, salah satu kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat adalah ketersediaan air bersih. Oleh karena itu, kami berkontribusi melalui pengadaan sumur bor agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak dan keperluan lainnya, sehingga dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, Sri Bahlil juga menyempatkan diri memberikan dukungan moril kepada para pengungsi.
Ia menuturkan bahwa musibah yang terjadi merupakan ujian keimanan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, serta mengajak masyarakat untuk tetap berpikir positif dan menjaga semangat dalam menjalani kehidupan ke depan.
“Masyarakat tidak sendirian. Pemerintah akan selalu hadir membantu dan mendampingi. Ini adalah ujian keimanan agar kita senantiasa bertawakal, berserah diri kepada Allah SWT, serta memohon agar bencana ini segera berlalu. Amin,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Padangpariaman, Nita Azis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Ketua DWP Kementerian ESDM ke daerah tersebut, sekaligus atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak.
“Terimakasih, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami sekaligus menjawab kebutuhan akan air beraih yang menjadi kebutuhan vital masyarakat terdampak bencana di Padangpariaman,” sebutnya dengan haru.
Pengadaan sumur bor oleh DWP Kementerian ESDM dilaksanakan di lima titik, yakni Surau Koto, Surau Tanjung, Mushala Darussalam Tanah Taban, Tanah Taban Nagari Pasia Laweh, serta satu titik lainnya di Nagari Surantiah, Kecamatan Lubuak Aluang.
Dari total tersebut, dua sumur bor telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat, yaitu di Surau Tanjung dan Nagari Surantiah. Sementara tiga titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Warga setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan, serta berharap fasilitas sumur bor tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian. (apg)
Editor : Novitri Selvia