Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pria Hilang Saat Menjaring Ikan di Muaro Sunua Padangpariaman

Randi Zulfahli • Selasa, 20 Januari 2026 | 18:03 WIB

Pria bernama Dedy Fernando (44) dilaporkan hilang saat menjaring ikan di Muaro Sunua Padangpariaman, Selasa (20/1/2026). (ilustrasi: chatgpt)
Pria bernama Dedy Fernando (44) dilaporkan hilang saat menjaring ikan di Muaro Sunua Padangpariaman, Selasa (20/1/2026). (ilustrasi: chatgpt)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang menerima laporan kondisi membahayakan manusia terkait seorang pria dewasa yang hilang saat menjaring ikan di Muaro Sunua, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (20/1/2026).

Korban diketahui bernama Dedy Fernando (44), warga Sunur Barat, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan laporan awal diterima dari Harry, anggota Pramuka Saka SAR, pada pukul 15.07 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumahnya untuk mencari ikan sejak pukul 03.00 WIB.

Keberadaan korban terakhir kali terlihat warga sekitar lokasi Muaro Sunua pada pukul 07.00 WIB.

Setelah itu, korban tidak lagi terlihat di area penjaringan ikan.

Di lokasi kejadian, warga hanya menemukan sepeda motor milik korban serta pakaian berupa celana yang ditinggalkan di darat.

Upaya pencarian mandiri yang dilakukan masyarakat setempat belum membuahkan hasil hingga laporan diteruskan ke pihak SAR.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Padang diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.20 WIB.

Sebanyak delapan personel dikerahkan menuju titik koordinat 0° 40' 28.60" LS – 100° 9' 32.60" BT dengan jarak sekitar 27 kilometer dari Kantor SAR Padang.

“Tim diperkirakan tiba di lokasi dalam waktu 45 menit untuk segera memulai operasi penyisiran,” kata Hendri, Selasa (20/1/2026).

Dalam operasi pencarian, Tim SAR dilengkapi Rescue Car Double Cabin, mobil peralatan SAR, perahu karet (LCR) dengan motor tempel, drone thermal, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Hendri menyebutkan kondisi cuaca di sekitar Muaro Sunua terpantau berawan dan belum dilaporkan adanya kendala berarti di lapangan.

Hingga Selasa sore, Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di area muara untuk menemukan keberadaan korban.(cc1)

Editor : Hendra Efison
#orang hilang Padangpariaman #Muaro Sunua #SAR Padang pencarian nelayan