Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir di wilayah Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai.
Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan sekolah, antara lain buku tulis, pena, pensil, serta kebutuhan belajar lainnya.
Selain itu, KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti juga memberikan fasilitas pendukung berupa kipas angin untuk menunjang kenyamanan proses belajar mengajar.
Selain penyaluran bantuan, tim juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para siswa.
Kegiatan dilakukan melalui permainan edukatif dan interaksi ringan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.
Dalam kesempatan yang sama, siswa juga mendapatkan edukasi tentang dunia perkeretaapian.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan profesi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia serta sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan di daerah terdampak bencana.
“Kami berupaya hadir membantu sekolah yang terdampak banjir sekaligus mendukung pemulihan semangat belajar siswa,” ujar Reza Shahab.
Menurutnya, edukasi keselamatan perkeretaapian sejak usia dini penting untuk membangun kesadaran keselamatan di masyarakat.
Selain itu, pengenalan profesi perkeretaapian diharapkan dapat menambah wawasan siswa mengenai berbagai pilihan karier di masa depan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kepedulian sosial KAI Group dalam mendukung pemulihan pascabencana serta peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.(*)
Editor : Hendra Efison