Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Balita 4 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katapiang Padangpariaman, Tim SAR Dikerahkan

Randi Zulfahli • Jumat, 24 April 2026 | 10:09 WIB
Tim SAR Padang dikerahkan mencari Mustafa (4), yang diduga tenggelam di sungai Katapiang, Padangpariaman, Jumat (24/4/2026). (Kantor SAR Kelas A Padang)
Tim SAR Padang dikerahkan mencari Mustafa (4), yang diduga tenggelam di sungai Katapiang, Padangpariaman, Jumat (24/4/2026). (Kantor SAR Kelas A Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM–Seorang bocah berusia empat tahun bernama Mustafa dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran sungai Katapiang, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat. Kejadian ini memicu operasi pencarian yang melibatkan Kantor SAR Kelas A Padang.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyatakan pihaknya menerima laporan kehilangan balita tersebut pada Jumat pagi (24/4/2026) sekitar pukul 08.10 WIB. "Informasi kami terima dari warga bernama Chandra melalui BCC (115) pada pukul 08.10 WIB," ujar Hendri dalam keterangannya.

Berdasarkan kronologi kejadian, bocah tersebut hilang pada Kamis sore (23/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika itu, ibu kandung Mustafa pergi mengisi daya telepon genggam ke rumah tetangga yang berjarak sekitar 70 meter dari kediamannya. Balita tersebut dititipkan kepada kakak kandungnya yang berusia delapan tahun.

Baca Juga: Estafet OSIS Berpindah, Generasi Baru Siap Menggebrak!

Setibanya sang ibu kembali ke rumah, Mustafa tidak ditemukan berada bersama kakaknya. Saat ditanya keberadaan adiknya, sang kakak hanya menunjuk ke arah ladang kelapa sawit dan sungai. Warga setempat langsung melakukan upaya pencarian, namun hingga laporan dibuat, bocah tersebut belum berhasil ditemukan.

Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°44'28.14" Lintang Selatan dan 100°13'59.34" Bujur Timur. Jarak garis lurus dari Kantor SAR Padang menuju lokasi kejadian diperkirakan mencapai 12,65 kilometer dengan arah radial 305,28 derajat ke Barat Laut. Adapun jarak tempuh melalui jalur darat sekitar 14 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 30 menit.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Kelas A Padang langsung mengerahkan tim penyelamat pada pukul 08.27 WIB. "Kami memberangkatkan sebanyak 13 personel rescuer menuju lokasi kejadian," jelas Hendri.

Baca Juga: Petugas Harus Melayani, tidak Minta Dilayani

Tim SAR membawa sejumlah alat utama dan peralatan SAR, di antaranya kendaraan penyelamat (rescue car), perahu karet LCR beserta motor penggeraknya, peralatan SAR khusus untuk penyelamatan di perairan, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Saat operasi pencarian berlangsung, kondisi cuaca di lokasi kejadian tercatat berawan dengan kecepatan angin mencapai 5 knot. Hingga saat ini, tim SAR masih melakukan upaya pencarian untuk menemukan keberadaan balita tersebut. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#Tim SAR Padang #Katapiang #balita #padangpariaman #hanyut