PADEK.JAWAPOS.COM—Lagi, kecelakaan beruntun melibatkan truk tangki, minibus, dan sepeda motor di jalur Padang-Bukittinggi, Nagari Pakandangan, Padangpariaman, Sabtu (16/5/2026) menewaskan satu orang dan melukai lima korban lainnya.
Kecelakaan lalu lintas terjadi sekitar pukul 09.40 WIB di kawasan Korong Tanjung Aur, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tangki Hino BA 9798 QO, minibus Suzuki Carry BA 1735 FU, dan sepeda motor Honda Scoopy BA 5834 FAB.
Kanit Laka Lantas Polres Padangpariaman, Aiptu Welfin Zachky menjelaskan kecelakaan bermula saat truk tangki yang dikemudikan Meigy Setiawan Bhakti (31) melaju dari arah Padang menuju Bukittinggi.
Menurutnya, pengemudi truk berusaha mendahului kendaraan di depannya sebelum akhirnya bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
“Saat truk tangki melakukan manuver mendahului minibus, dari arah berlawanan datang Suzuki Carry dan sepeda motor sehingga terjadi tabrakan beruntun,” ujar Aiptu Welfin Zachky, Sabtu malam.
Akibat benturan tersebut, pengemudi minibus Sabirman (45) dan pengendara motor Gehan Gusra Fernandes (20) mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Padangpariaman.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Solok-Padang, Pasutri Tewas dan Anak Luka Berat Diseruduk Truk
Empat penumpang Suzuki Carry juga menjadi korban dalam kecelakaan itu. Rido Ermanto (29) dan Fitri Yeni (36) mengalami luka lecet, sedangkan Sarman (65) mengalami patah kaki dan menjalani perawatan intensif.
Korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut adalah Sudirman (73), petani asal Sungai Buluh Barat, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman. Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di RSUD Padangpariaman.
Sementara itu, pengemudi truk tangki dilaporkan tidak mengalami cedera.
Baca Juga: 7.446 Tiket KA Minangkabau Ekspres Masih Tersedia, KA Pariaman Ekspres Sold Out saat Libur Panjang
Polisi memperkirakan total kerugian materil akibat kecelakaan mencapai Rp10 juta. Satlantas Polres Padangpariaman saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan,” tambah Aiptu Welfin Zachky.
Kecelakaan ini kembali menjadi perhatian serius karena jalur Padang-Bukittinggi merupakan salah satu ruas dengan tingkat mobilitas kendaraan tinggi dan rawan kecelakaan, terutama saat kendaraan melakukan manuver mendahului.(*)
Editor : Hendra Efison