Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rumah dan Kafe di Lubuk Alung Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Randi Zulfahli • Senin, 1 Juni 2026 | 13:03 WIB
Rumah sekaligus kafe di Lubukalung, Padangpariaman, ludes terbakar pada Senin (1/6/2026) dini hari.
Rumah sekaligus kafe di Lubukalung, Padangpariaman, ludes terbakar pada Senin (1/6/2026) dini hari.

LUBUK ALUNG, PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran hebat menghanguskan bangunan yang difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus kafe di Korong Pasa Gaduang, Nagari Sungai Abang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, Senin (1/6/2026) dini hari. Meski petugas pemadam tiba sekitar 10 menit setelah laporan diterima, bangunan tidak berhasil diselamatkan dan kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan kepada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Padangpariaman pada pukul 01.00 WIB. Hanya lima menit kemudian petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 01.10 WIB.

Komandan Regu Wilayah I Damkar Padangpariaman, Satria Buana Putra, mengatakan kobaran api sudah membesar ketika petugas tiba sehingga upaya pemadaman harus dilakukan dengan mengerahkan armada tambahan.

Baca Juga: Dharmasraya Siapkan Tiga Agenda Besar Akhir Pekan, DCL 2026 hingga Car Free Day Dipusatkan di GOR

"Laporan masuk pukul 01.00 WIB dan unit kami langsung berangkat pukul 01.05 WIB. Kami tiba di lokasi pukul 01.10 WIB dan bekerja hingga penanganan selesai pukul 03.00 WIB," kata Satria.

Api Pertama Kali Terlihat dari Bagian Atap

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap bangunan pada saat dini hari. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas Damkar Lubukalung untuk meminta bantuan.

Karena bangunan sebagian besar terbuat dari material yang mudah terbakar, api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah dan area kafe yang berada dalam satu bangunan.

Bangunan tersebut diketahui milik Harnolis (70), seorang guru yang berdomisili di kawasan itu. Sementara area kafe disewa dan dikelola oleh Fachri Zulyan Putra (27).

Baca Juga: PUPR Padang Buka Layanan PBG dan KRK di 11 Kecamatan, Mulai 3 Juni 2026

Data Damkar menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun seluruh bangunan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.

Tiga Armada dan Dua Regu Diterjunkan

Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Padangpariaman mengerahkan tiga armada sekaligus, yakni Armada 05 dari Pos Lubukalung, Armada 07 dari Pos Limpato, serta satu unit bantuan dari Kota Pariaman.

Personel yang diterjunkan berasal dari Regu C Lubukalung dan Regu C Limpato. Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api berhasil dipastikan padam pada pukul 03.00 WIB.

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta. Hingga Senin siang, aparat kepolisian dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api dan penyebab kebakaran.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran bangunan yang terjadi di wilayah Padangpariaman sepanjang tahun 2026 dan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat malam hingga dini hari ketika penghuni rumah sedang beristirahat.(*)

Editor : Hendra Efison
#kebakaran Lubukalung #rumah terbakar Padangpariaman #kebakaran Padangpariaman #Damkar Padangpariaman