Kebakaran di Sungai Buluah Utara Kecamatan Batang Anai, Pasutri Tewas Terjebak di Dalam Rumah

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 16:51 WIB
Kebakaran rumah di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Jumat dini hari (24/7/2026). Insiden tersebut menewaskan sepasang suami istri.
Kebakaran rumah di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Jumat dini hari (24/7/2026). Insiden tersebut menewaskan sepasang suami istri.

PADEK.JAWAPOS.COM – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Jumat dini hari (24/7/2026). Peristiwa tersebut menewaskan sepasang suami istri yang terjebak di dalam rumah, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Komandan Regu Wilayah I Damkar Padangpariaman, Satria Buana Putra, mengatakan laporan kebakaran diterima dari pihak kepolisian pada pukul 02.02 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dua menit setelah menerima informasi.

"Kami menerima informasi kebakaran dari pihak kepolisian dan segera menerjunkan armada menuju lokasi kejadian," kata Satria, Jumat (24/7/2026).

Armada Damkar tiba di lokasi pada pukul 02.12 WIB atau sekitar delapan menit setelah diberangkatkan. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api yang melalap bangunan.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan pasangan suami istri. Korban perempuan bernama Nurlela (70), seorang ibu rumah tangga yang juga pemilik rumah, sedangkan korban laki-laki bernama Doni (50).

Keduanya tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar hingga akhirnya terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

Rumah, Mobil, dan Dua Sepeda Motor Hangus

Selain merenggut dua korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan bangunan rumah beserta seluruh isinya. Satu unit mobil dan dua unit sepeda motor yang berada di lokasi turut terbakar.

Akibat peristiwa tersebut, total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Untuk memadamkan api, Damkar Kabupaten Padang Pariaman mengerahkan Armada 05 dan Armada 07 yang diperkuat personel Regu B Posko Lubuk Alung serta Regu B Limpato. Proses pemadaman juga mendapat bantuan armada dan personel dari Pemadam Kebakaran Kota Pariaman.

Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam hingga api berhasil dipadamkan. Penanganan dan proses pendinginan di lokasi selesai pada pukul 03.35 WIB.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga proses pemadaman selesai, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Satria mengatakan titik awal munculnya api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Penyebab kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian," ujarnya.

Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran yang menelan korban jiwa di Kabupaten Padang Pariaman. Selain menghanguskan rumah beserta kendaraan, insiden tersebut juga menyebabkan dua penghuni rumah meninggal dunia setelah tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.(*)

Editor : Hendra Efison
Korong Kelok Licin kebakaran Padangpariaman Nagari Sungai Buluah Utara pasutri tewas