PADEK.JAWAPOS.COM—Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Departemen Biologi FMIPA mendorong guru dan siswa Komunitas Sekolah Nagari Campago mengembangkan project pembelajaran menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Transformasi Project Pembelajaran Menjadi Produk Entrepreneurship melalui Penguatan Literasi Digital dan Facebook Marketplace bagi Komunitas Sekolah Nagari Campago Padangpariaman”, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan di Komunitas Sekolah Nagari Campago itu dihadiri Wali Nagari Campago Zulhadi, S.Pd., dan Kepala SMA 1 V Koto Kampung Dalam. Sekitar 30 guru dan siswa komunitas sekolah Nagari Campago mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua tim pengabdian, Relsas Yogica, M.Pd., menjelaskan project pembelajaran siswa selama ini umumnya digunakan sebagai bagian dari proses dan penilaian pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, project diarahkan agar dapat dikembangkan menjadi produk yang diperkenalkan dan dipasarkan melalui media digital.
“Kami mencoba memberikan pemahaman kepada guru dan siswa bahwa project pembelajaran tidak hanya selesai pada tahap penilaian. Beberapa project memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk, sehingga perlu didukung dengan pengetahuan tentang entrepreneurship dan literasi digital,” ujar Relsas.
Kegiatan diawali dengan materi pembelajaran berbasis project dan literasi digital yang disampaikan Dr. Muhyiatul Fadilah, S.Si., M.Pd.
Peserta diajak memahami keterkaitan pembelajaran berbasis project dengan literasi digital serta mengidentifikasi project siswa yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Materi berikutnya disampaikan Dr. Rahmadhani Fitri, M.Pd., mengenai cara mengarahkan ide project agar memenuhi standar edupreneurship.
Peserta mendapatkan pemahaman tentang kriteria project yang dapat dikembangkan menjadi produk serta langkah menyusun konsep produk dari hasil project pembelajaran.
Selanjutnya, Relsas Yogica, M.Pd., memberikan materi mengenai packaging dan branding produk dengan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Peserta juga diperkenalkan pada pembuatan konten promosi berupa foto, teks, dan video singkat untuk mendukung pemasaran produk melalui media digital.
Pada sesi terakhir, peserta mendapatkan materi pengembangan i-katalog untuk diseminasi produk. Peserta diperkenalkan pada penyusunan katalog digital dan praktik pengunggahan produk ke i-katalog serta Facebook Marketplace.
Menurut Relsas, keterampilan tersebut diharapkan membantu guru dan siswa mengembangkan hasil project pembelajaran secara lebih terarah.
“Kami berharap setelah kegiatan ini peserta dapat mencoba mengembangkan project yang sudah ada menjadi produk, kemudian mengemas dan memperkenalkannya melalui media digital,” katanya.
Kegiatan berlangsung melalui beberapa tahapan, yakni registrasi, pembukaan, pretest, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, pelatihan packaging dan branding, pengembangan i-katalog, posttest, serta penutupan.
Kegiatan pengabdian tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan Prodi Pendidikan Biologi FMIPA UNP dalam memperkuat hubungan dengan komunitas sekolah melalui pengembangan pembelajaran berbasis project, literasi digital, dan entrepreneurship.
Melalui kegiatan tersebut, guru dan siswa diharapkan dapat memanfaatkan project pembelajaran sebagai salah satu sumber pengembangan produk yang relevan dengan lingkungan sekolah dan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison