Di kaki perbukitan Kuranji, tersembunyi sebuah ruang sederhana yang perlahan menjadi tempat pulang bagi mereka yang ingin beristirahat dari riuh kehidupan. Namanya Kolam Renang Rezky, sebuah destinasi wisata air di Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, yang menghadirkan kesejukan alam dalam balutan suasana pedesaan yang masih asri.
Laporan : Jufri Jao
Pagi di tempat itu selalu terasa lebih lambat. Angin perbukitan berembus lembut menyapu hamparan sawah hijau yang membentang di sekeliling kawasan. Gemercik air pegunungan terdengar bersahutan dengan suara alam, menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah padatnya jalanan kota. Di kejauhan, gugusan bukit berdiri teduh memagari kawasan, seolah menjaga sepotong kecil surga di sudut Kuranji.
Tak heran jika Kolam Renang Rezky kini menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Tempat ini bukan hanya menawarkan kolam untuk berenang, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati alam dengan cara yang sederhana dan hangat.
Perjalanan menuju lokasi pun menghadirkan kesan tersendiri. Dari Pasar Belimbing, pengunjung mengambil arah menuju Pasar Lalang. Jalan yang cukup baik membawa wisatawan melewati sawah, ladang warga, dan perkampungan kecil yang masih dipenuhi nuansa pedesaan. Sesekali, dari kejauhan tampak kelap-kelip Kota Padang yang membias di balik cakrawala, mempercantik perjalanan menuju lokasi wisata tersebut
Sesampainya di sana, pengunjung langsung disambut air kolam yang jernih dan dingin. Airnya berasal langsung dari aliran sungai pegunungan sekitar, menghadirkan kesegaran alami yang begitu terasa saat menyentuh kulit. Di bawah langit Kuranji yang teduh, suasana di sekitar kolam terasa begitu damai.
Anak-anak bermain riang di tepian kolam, sementara para orang tua duduk santai menikmati semilir angin dan panorama hijau yang memanjakan mata.
Tak hanya menyediakan kolam utama, pengelola juga melengkapi kawasan wisata ini dengan berbagai fasilitas penunjang seperti pondok santai, area istirahat, mushala, kamar mandi, kedai makanan, hingga tempat karaoke sederhana. Semua dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun sahabat.
Menariknya, Kolam Renang Rezky juga dikenal masyarakat sebagai tempat yang sering didatangi warga yang mengalami saraf terjepit. Pengelola kolam renang, Resky, mengatakan air pegunungan dan terapi alami menjadi salah satu daya tarik tersendiri di tempat tersebut.
“Ini salah satu keunggulan kami. Selain airnya asli pegunungan, di sini juga ada tempat pengobatan saraf terjepit alami,” ujar Resky saat ditemui Padang Ekspres, kemarin.
Resky menuturkan, usaha itu awalnya dibangun secara sederhana dengan memanfaatkan lahan di depan rumahnya. Namun, seiring berjalannya waktu dan mulai ramai diperbincangkan di media sosial, Kolam Renang Rezky perlahan semakin dikenal masyarakat luas.
Dengan harga tiket masuk Rp5.000 per orang dan fasilitas parkir gratis, tempat wisata ini menjadi pilihan rekreasi yang ramah di kantong. Pengunjung pun ramai berdatangan setiap Sabtu, Minggu, dan hari-hari libur lainnya.
Salah seorang pengunjung, Abid (12), mengaku senang menghabiskan waktu di tempat tersebut bersama keluarganya. Selain biaya masuk yang murah, ia menyukai kolam dangkal yang cocok digunakan untuk belajar berenang.
“Biasanya ayah dan bunda membawa saya ke sini saat akhir pekan. Kadang kami juga membawa bekal dari rumah,” ujarnya sambil tersenyum.
Di balik kesederhanaannya, Kolam Renang Rezky menyimpan pesona yang sulit dilupakan. Tempat ini seolah mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir dalam kemewahan. Kadang, ia hanya berupa air pegunungan yang dingin, angin yang berembus pelan dari bukit, serta tawa keluarga yang menyatu dengan tenangnya alam Kuranji.
Tak salah rasanya jika tempat ini perlahan menjadi primadona baru wisata lokal di Kota Padang. Sebab, di sini, pengunjung bukan hanya datang untuk berenang, melainkan juga untuk menemukan jeda—sebuah ruang kecil untuk menenangkan hati di kaki bukit Kuranji. (*)
Editor : Adriyanto Syafril