Bertempat di ruang kerjanya Kamis (27/10), Genius Umar yang didampingi Kabag Organisasi Kota Pariaman, Lia Lestari, dengan gaya santainya berbagi ilmu kepada enam mahasiswa yang datang ke Kota Pariaman untuk melakukan belajar tatap muka, karena selama ini mereka belajar melalui zoom meeting.
Dalam kesempatan itu, Dr Genius Umar SSos MSi mengajar Public Services Problematics and Solutions, dan menyampaikan bagaimana pelayanan publik yang berjalan di Kota Pariaman terlaksana dengan baik, sehingga memudahkan masyarakat dalam berurusan.
“Pemko Pariaman terus meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat, karena pelayanan publik terhadap masyarakat, menjadi tanggung jawab pemerintah. Kita tidak ingin dalam pelayanan publik banyak mengalami hambatan terutama dalam kualitas pelayanan,” ujarnya
Genius juga menuturkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, harus dapat dirasakan oleh masyarakat, apalagi saat ini Pemko Pariaman sudah mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP), di mana dalam satu lokasi, masyarakat dapat melakukan pengurusan dan perizinan dalam berbagai hal.
“Peningkatan pelayanan publik, sebagai salah satu reformasi birokrasi yang ditekankan oleh Kemen PAN RB, memerlukan komitmen yang kuat dari Top Leader (pimpinan daerah). Komitmen ini harus dijalankan oleh semua stakeholder yang terlibat, sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tukasnya.
Selain memberikan materi tentang apa itu pelayanan publik, seperti apa asas penyelenggaraan pelayanan publik, fenomena dan isu pelayanan publik yang sedang berkembang saat ini serta solusi dan strategi pelayanan publik, Genius juga melakukan diskusi dan memberikan praktik dengan turun langsung ke lapangan, untuk melihat seperti apa pelayanan publik di Pariaman.
“Salah satu fungsi pemerintah adalah menyelenggarakan kegiatan pembangunan dan pelayanan sebagai bentuk dari tugas umum pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Menurut Winda, salah seorang mahasiswa prodi mengatakan, sangat suka sekali dengan gaya dan cara mengajar Genius Umar yang terkesan santai dalam mengajar, tapi apa yang beliau ajarkan langsung bisa dipahami oleh mereka.
Enam mahasiswa yang datang tersebut datang tersebut adalah Putri Armawinda SSTP dari Limapuluh Kota, Ikhsani Novella SSTP dari Tanahdatar, Afdilla dari Kota Pariaman, Buang Waluyo dari Solok Selatan, Zikra Putri Irmalinda dan Nindi Riyan Gustin dari Tanahdatar. (*) Editor : Hendra Efison