Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum Setdako Pariaman, Yaminu Rizal mengungkapkan bahwa tahapan kita melaksanakan Musrenbang RKPD Kota Pariaman ini melalui proses yang panjang dalam mekanisme penyelanggaraan administrasi pemerintahan dan penyelenggaraan wewenang.
“Sebelum Musrenbang ini kita laksanakan, kita telah melaksanakan tahapan antara lain, rembug warga di tingkat RT dan dusun, Musrenbang tingkat desa dan kelurahan, musrenbang tingkat kecamatan, Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD tahun 2025 dan Forum OPD tahun 2024 sampai musrebang tingkat kota yang dilaksanakan hari ini, memilki peran strategis dalam penyusunan rencana kerja Pemko Pariaman tahun 2025,” ujarnya.
Yaminu Rizal juga menerangkan bahwa ia sudah sampaikan pada Forum OPD bulan Maret kemarin bahwa kepada OPD untuk pioritaskan skala pembangunan.
"Jangan salahkan kalau di OPD kita tidak ada anggaran, karena kita tidak tahu apa yang menjadi prioritas. Maka dari itu, kita harus memilki perencanaan yang kuat,” ulasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Pariaman, Hendri mengatakan pelaksanaan Musrenbang ini diharapkan dapat menjadi media untuk pembentukan komitmen seluruh media dan stakeholder pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan APBD sebagai pedoman penyusunan kebijakan umum dan prioritas plafon anggaran sementara.
“Sejalan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional maka RKPD Kota Pariaman harus mengacu kepada dokumen rancangan RKPD provinsi serta RKP pusat terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan dan kebijakan serta arah pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2025,” ungkapnya.
Musrenbang RKPD ini dilaksanakan selama dua hari, 3-4 April 2024. (*)
Editor : Hendra Efison