Roberia menyebutkan bahwa penghasilan mereka, yang meliputi gaji selama 14 bulan, harus dipastikan dapat mencukupi kebutuhan keluarga, terutama bagi 1.491 tenaga honorer yang akan segera diangkat menjadi ASN.
“Saya ingin memastikan bahwa para pegawai ini, tanpa terkecuali, bisa hidup sejahtera. Itu yang utama. Dengan gaji yang cukup, mereka bisa menanggung keluarga mereka dengan baik,” jelas Roberia dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman pada Jumat, 29 November 2024.
Roberia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian besar dalam anggaran daerah. Dengan disetujuinya Ranperda APBD Kota Pariaman 2025 menjadi Perda, dia berhasil mewujudkan anggaran defisit 0 persen, yang berarti Kota Pariaman tidak lagi berhutang. Semua utang daerah telah diselesaikan dengan baik, meskipun masih ada tanggung jawab besar yang belum dapat diselesaikan, seperti pembangunan Masjid Terapung yang membutuhkan dana besar.
“Alhamdulillah, kami berhasil membuka paradigma defisit 0 persen, dan Kota Pariaman kini bebas utang. Namun, masih ada pekerjaan besar yang memerlukan dana yang cukup signifikan, seperti pembangunan Masjid Terapung. Semoga pimpinan baru nanti bisa menyelesaikan ini tanpa harus berhutang lagi,” kata Roberia.
Roberia juga mengingatkan bahwa pembangunan suatu daerah tidak hanya mengandalkan aspek fisik saja, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana menciptakan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. "Membangun daerah itu tidak hanya soal tampilan fisik, tetapi juga bagaimana kita mensejahterakan warganya," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Roberia memberikan apresiasi tinggi kepada DPRD Kota Pariaman, terutama kepada Badan Anggaran dan keenam fraksi yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan pembahasan Ranperda APBD TA 2025. Ia berharap hasil pembahasan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat kemajuan Kota Pariaman.
“Semoga kerja keras kita bersama ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Pariaman, terutama dalam mengoptimalisasi kinerja pemerintah yang baru pada tahun 2025,” tutupnya.
Dengan disetujuinya APBD Kota Pariaman 2025, Roberia berharap masyarakat akan merasakan hasil dari pembangunan yang telah direncanakan untuk mendukung kesejahteraan dan kemajuan daerah ini. (nia)
Editor : Hendra Efison