Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela penyerahan santunan untuk 348 petugas pemandi jenazah di Kota dan Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (02/08/2025).
Arisal Aziz menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen ekonomi rakyat yang mampu memperkuat ketahanan sosial serta mendorong kemandirian desa.
“Koperasi ini adalah instrumen hebat dari pemerintahan Presiden Prabowo. Ini adalah salah satu pilar ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih sangat selaras dengan nilai-nilai budaya nusantara dan semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
“Kami dari Partai PAN bersama Ketum Zulhas melihat koperasi merah putih selaras dengan nilai-nilai budaya nusantara. Kita hidup bergotong-royong dengan nilai-nilai kepedulian sosial yang tumbuh dari akar, dan itu tercermin dalam filosofi koperasi,” lanjutnya.
Selain sebagai politisi, H. Arisal Aziz juga dikenal sebagai pengusaha dan pendiri Indah Group. Ia menilai bahwa koperasi dapat menjadi ruang belajar bagi masyarakat desa untuk mengelola keuangan, memasarkan produk, hingga mengakses pelatihan berbasis teknologi.
“Melalui koperasi, masyarakat desa bisa belajar mengelola keuangan, memasarkan hasil produksi, hingga mengakses pelatihan berbasis teknologi. Ini sangat relevan dengan semangat pembangunan berbasis SDM unggul,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arisal Aziz menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih harus didukung bukan hanya secara seremonial, melainkan dengan kebijakan yang konkret. Ia mendorong agar ada sinergi nyata antar kementerian serta dukungan dari pusat hingga ke tingkat desa.
“Koperasi ini jangan hanya dijadikan program seremonial. Harus ada regulasi, anggaran, dan pendampingan yang nyata dari pusat hingga ke desa,” tegasnya.
Menurutnya, dukungan lintas sektor menjadi kunci kesuksesan program ini. Kementerian Koperasi dan UKM, Kemendikbudristek, dan pemerintah daerah harus bersinergi dalam mendampingi koperasi agar benar-benar berdampak pada ekonomi rakyat.
Di akhir pernyataannya, anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat II ini memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi desa melalui koperasi.
“Kita di Komisi XIII berkomitmen akan terus mengawal kebijakan yang mendukung penguatan ekonomi desa melalui koperasi, agar semangat gotong royong dan kemandirian benar-benar terasa di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison