Yota Balad menyampaikan sejumlah hal terkait peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru di Kota Pariaman.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah peningkatan kompetensi guru yang belum berpendidikan minimal sarjana (S1).
“Audiensi ini kami lakukan untuk menanyakan peluang peningkatan kompetensi guru. Alhamdulillah, dari hasil pertemuan ini, Kemendikdasmen memberikan peluang beasiswa bagi guru Kota Pariaman untuk melanjutkan studi ke jenjang S1. Kami akan dorong agar hal ini segera terealisasi,” ujar Yota Balad.
Selain itu, ia menyoroti persoalan pendidikan profesi guru (PPG) yang belum diikuti oleh sekitar 109 guru di Kota Pariaman.
Pemerintah Kota berupaya agar para guru tersebut segera menyelesaikan PPG dan memperoleh tunjangan sertifikasi guna meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Dengan adanya tunjangan sertifikasi, semangat kerja guru tentu akan meningkat, dan hal ini berdampak positif pada kualitas pendidikan di Kota Pariaman,” tambahnya.
Yota Balad juga membahas pendistribusian guru di satuan pendidikan, pengangkatan kepala sekolah, serta upaya memaksimalkan potensi sekolah yang ada di wilayahnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Kota Pariaman Yosneliwati, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Hertati Taher, Plt Kepala BPKPD Willy Firmadian, serta Kabid Dikdas Eka Putra Pernanda.(*)
Editor : Hendra Efison