Acara ini menjadi ruang apresiasi bagi pelajar dan komunitas seni untuk menampilkan kreativitas di ruang publik.
Beberapa sajian hiburan yang dijadwalkan tampil antara lain penampilan mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UNP, siswa SMA Negeri 1 Pariaman, grup Lenggang Sapayuang, serta Swagita Big Band.
Plt Kepala Disparbud Pariaman, Ferialdi SPi MSi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan atraksi wisata berbasis masyarakat sekaligus pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai pusat aktivitas warga.
“Merajut Senja di Talao Pauah menjadi wadah bagi pelajar dan pelaku seni lokal untuk tampil, berkreasi, dan berinteraksi dengan masyarakat. Kegiatan ini kami selenggarakan secara rutin agar destinasi wisata tetap hidup dan menarik bagi pengunjung,” ujar Ferialdi.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan sekolah dan komunitas kreatif sangat penting untuk mendorong tumbuhnya ekosistem seni dan pariwisata di Pariaman.
“Kami terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah, kampus, dan komunitas. Semakin banyak pihak terlibat, semakin kuat dampaknya terhadap perkembangan pariwisata daerah,” katanya.
Sebelumnya, Sekda Kota Pariaman, Afrizal Azhar, mengatakan bahwa potensi pantai di daerahnya sangat luar biasa dan perlu dimanfaatkan untuk menggerakkan sektor pariwisata.
Ia turut mengajak seluruh ASN untuk menghidupkan pariwisata di pantai yang ada di Kota Pariaman. “Mari merajut senja di Pantai Pariaman,” ungkap owner Swagita Big Band tersebut, beberapa waktu lalu.
Acara “Merajut Senja di Talao Pauah” juga didukung oleh Pariaman Tourism dan menjadi bagian dari agenda promosi destinasi waterfront yang saat ini menjadi salah satu titik kunjungan favorit wisatawan di Kota Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison