Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman telah mendirikan dapur umum di Balaikota Pariaman untuk mendukung kebutuhan warga terdampak banjir.
“Untuk cadangan bahan makanan kebencanaan ini Insya Allah aman hingga 10 hari ke depan. Kami juga membuat dapur umum di Balaikota Pariaman serta mendistribusikan langsung ke wilayah yang terdampak,” kata Mulyadi kepada Padang Ekspres saat meninjau banjir di kawasan Sampan, Pariaman Selatan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemko Pariaman telah meninjau delapan titik banjir, meliputi Sampan dan Rambai di Pariaman Selatan, Padusunan di Pariaman Timur, Lohong dan Cimparuah, Karan Aua di Pariaman Tengah, serta Cubadak Aia di Pariaman Utara.
Pemko Pariaman membangun posko darurat di Sampan, Pariaman Selatan, yang dinilai sebagai wilayah dengan kondisi paling berat akibat banjir.
Kawasan ini berada di dataran rendah dan berada di aliran Sungai Batang Mangoi.
Tercatat tiga warga, sebagian besar lanjut usia, dirujuk ke RSUD Pariaman untuk mendapatkan perawatan medis.
Wilayah terdampak lainnya mendapatkan pasokan bahan makanan dari dapur utama di Balaikota Pariaman. Proses distribusi melibatkan ASN di lingkungan Pemko Pariaman.
Mulyadi menyatakan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran telah siaga di Posko Utama Balaikota Pariaman sejak beberapa hari terakhir untuk mempercepat penanganan dampak bencana.
“Sejak beberapa hari terakhir, seluruh kepala OPD beserta jajaran standby di Posko Utama Balaikota Pariaman sehingga kami bisa langsung bergerak untuk mengatasi dampak bencana,” ujarnya.(nia)
Editor : Hendra Efison