Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sejumlah Sekolah Terendam Banjir, Pemko Pariaman Terapkan Belajar dari Rumah

ZikriNiati ZN • Kamis, 27 November 2025 | 14:37 WIB

Wawako Pariaman Mulyadi meninjau Dapur Umum di Halaman Balai Kota Pariaman, Kamis (27/11). (Foto: Zikriniati ZN/Padeks)
Wawako Pariaman Mulyadi meninjau Dapur Umum di Halaman Balai Kota Pariaman, Kamis (27/11). (Foto: Zikriniati ZN/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Pariaman menetapkan status keadaan darurat bencana cuaca ekstrem mulai 24 November hingga 1 Desember 2025. Penetapan dilakukan untuk mengantisipasi dampak hujan lebat dan potensi banjir di sejumlah wilayah.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, mengatakan status darurat ditetapkan sebagai langkah cepat menghadapi curah hujan tinggi yang melanda kota.

Pernyataan itu disampaikannya kepada Padang Ekspres di Dapur Umum halaman Balai Kota Pariaman.

Pemko mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir.

Mulyadi turun langsung melakukan evakuasi sementara warga di kawasan bantaran sungai Cubadak Air, Pariaman Utara.

Kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) dialihkan menjadi pembelajaran daring. Langkah ini diambil karena sejumlah sekolah terendam banjir, di antaranya SDN 09 Pauh Barat, SDN 01 Pauh Kuraitaji, dan SDN Cubadak Air Pariaman Utara.

Mulyadi menyatakan pembelajaran tatap muka akan kembali dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman. Informasi terbaru akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat.

Aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) difokuskan pada penanggulangan bencana. ASN melakukan piket bergantian untuk distribusi bantuan dan makanan ke wilayah terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, hujan deras masih mengguyur Kota Pariaman. (nia)

Editor : Hendra Efison
#darurat cuaca ekstrem Pariaman #banjir Kota Pariaman #evakuasi warga Pariaman #sekolah terendam banjir