Warga di sejumlah titik masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana yang terjadi sejak akhir November 2025.
Sebagai bentuk respons cepat, Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Pariaman melalui program BRI Peduli menurunkan bantuan tanggap darurat ke wilayah terdampak.
Bantuan disalurkan langsung oleh Branch Office Head BRI Pariaman, Erik Mulyadin, bersama Team Elang Relawan BRI, Sabtu (29/11/2025).
“Bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan dasar paling krusial seperti paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, dan kebutuhan sanitasi,” kata Erik.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan dengan menyasar lokasi-lokasi yang terdampak paling parah di dua wilayah tersebut.
Tim juga memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga.
Menurut Erik, kehadiran tim BRI Peduli mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyambut kedatangan rombongan dengan antusias karena kebutuhan dasar belum sepenuhnya terpenuhi pascabanjir.
“Ini merupakan ikhtiar nyata BRI untuk meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, BRI juga menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Erik menyebutkan bahwa penyaluran bantuan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan dorongan semangat bagi warga untuk kembali menata kehidupan.
“BRI Peduli hadir untuk negeri, selalu siap bersinergi, memastikan kita semua bangkit lebih kuat dari setiap ujian,” tegas Erik.
Hingga kini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan kerusakan sekaligus memetakan kebutuhan tambahan untuk proses pemulihan.
Banjir yang terjadi berdampak pada jaringan air bersih, aktivitas pendidikan, dan sejumlah fasilitas umum di dua daerah tersebut.
Program BRI Peduli disebut akan terus berlanjut selama masa tanggap darurat hingga situasi dinyatakan stabil oleh pemerintah setempat.
Dengan dukungan berbagai pihak, proses pemulihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan merata di seluruh wilayah terdampak.(*)
Editor : Hendra Efison