Pertemuan turut dihadiri Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Asisten II Elfis Chandra, Plt. Kepala Dinas PUPR Riko Jamal, serta Kalaksa BPBD Radius Syahbandar.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Yota Balad menyampaikan sejumlah kerusakan infrastruktur yang terdampak banjir, termasuk sarana prasarana layanan umum dan rumah warga.
Pemkot juga mengusulkan perbaikan jalan dan jembatan gantung yang rusak akibat derasnya arus banjir.
Selain itu, Pemkot Pariaman mengajukan pembangunan dan penguatan dam di sepanjang aliran Sungai Batang Mangau, yang melintasi Desa Punggung Ladiang hingga Desa Marunggi.
Usulan ini disampaikan sebagai langkah mitigasi dan upaya meningkatkan perlindungan kawasan terdampak.
“Semoga kita mendapat dukungan untuk memperbaiki infrastruktur, sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Pariaman dan sekitarnya dapat berjalan lancar dan aman dalam proses pemulihan ekonomi pascabanjir,” ujar Yota.
Audiensi ini menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah dan BNPB untuk mempercepat pemulihan wilayah serta mencegah potensi bencana susulan.(*)
Editor : Hendra Efison