Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wali Kota Pariaman Buka Porsadin 2025, Empat Cabang Lomba Dibuka untuk Santri Diniyah

Hendra Efison • Sabtu, 6 Desember 2025 | 19:00 WIB

Porsadin 2025 Kota Pariaman resmi dibuka Wali Kota Yota Balad dengan empat cabang lomba untuk memperkuat karakter dan kompetensi santri diniyah.
Porsadin 2025 Kota Pariaman resmi dibuka Wali Kota Yota Balad dengan empat cabang lomba untuk memperkuat karakter dan kompetensi santri diniyah.
PADEK.JAWAPOS.COM–Wali Kota Pariaman membuka Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-2 tingkat Kota Pariaman tahun 2025 di Masjid Al Hidayah, Desa Tanjung Sabar, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan ini mempertemukan para santri dari berbagai MDTA dengan empat cabang lomba, yaitu tilawah, hafizd juz 30, pidato, dan cerdas cermat.

Yota Balad menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Porsadin sebagai ajang penguatan karakter sekaligus peningkatan kompetensi santri.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi Pemerintah Kota Pariaman, terutama program Satu Rumah Satu Hafidz serta upaya menjadikan Kota Pariaman sebagai kota risalah.

Menurut Yota Balad, Porsadin menjadi indikator kemampuan santri dalam memahami ajaran Islam dan Al-Qur'an.

Ia menilai kegiatan tersebut penting untuk membentuk generasi yang mampu membaca dan menghayati Al-Qur'an dengan baik.

Ia menambahkan, para peserta Porsadin diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan di lingkungannya.

“Melalui anak-anak yang hebat ini, nantinya bisa menjadi agen perubahan agar adab dan akhlaknya semakin baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman akan mengaktifkan kembali program Magrib Mengaji yang difokuskan bagi anak sekolah di setiap desa.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kebiasaan membaca Al-Qur'an dan meningkatkan kualitas akhlak generasi muda.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP sederajat diwajibkan memiliki sertifikat baca tulis Al-Qur'an dari MDTA.

Sertifikat tersebut harus ditandatangani guru yang berkompeten sebagai bukti kemampuan dasar membaca dan menulis Al-Qur'an.

Kegiatan Porsadin 2025 berlangsung dengan dukungan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan di Kota Pariaman.

Ajang ini diharapkan dapat melahirkan santri berprestasi sekaligus memperkuat pondasi keagamaan generasi muda di daerah tersebut.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kota Pariaman #Porsadin 2025 #Yota Balad #santri diniyah