Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Pariaman Gelar Rakor P2P, Wali Kota Tekankan Kewaspadaan KLB dan Penguatan Imunisasi Sekolah

Hendra Efison • Senin, 8 Desember 2025 | 19:47 WIB

Pemko Pariaman gelar rakor P2P bahas peningkatan kasus campak, kewaspadaan KLB, serta penguatan imunisasi anak usia sekolah.
Pemko Pariaman gelar rakor P2P bahas peningkatan kasus campak, kewaspadaan KLB, serta penguatan imunisasi anak usia sekolah.
PADEK.JAWAPOS.COM–Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Aula RM Joyo Makmur, Senin (8/12/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dan dihadiri kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs serta para camat se-Kota Pariaman.

Yota Balad menyampaikan bahwa rakor ini diselenggarakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program P2P sekaligus mengidentifikasi hambatan di lapangan, terutama terkait kewaspadaan dini terhadap potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Rakor juga menyoroti adanya peningkatan kasus campak di sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut Yota, penguatan sinergi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program P2P tidak dapat berjalan hanya oleh Dinas Kesehatan, melainkan memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan.

Yota menekankan pentingnya peningkatan cakupan imunisasi pada anak usia sekolah di Kota Pariaman sebagai upaya memperkuat pertahanan tubuh terhadap penyakit menular.

Ia mengajak seluruh peserta rakor merumuskan langkah konkret, mengoptimalkan pendataan sasaran, serta melibatkan kader di tingkat desa.

Selain itu, Yota mendorong pelaksanaan sosialisasi kesehatan secara konsisten agar masyarakat semakin sadar pentingnya pemanfaatan fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai wilayah di Indonesia mengalami peningkatan kasus campak dan penyakit menular lainnya yang bahkan menimbulkan sejumlah KLB.

Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya cakupan imunisasi sehingga kekebalan kelompok belum tercapai.

Nazifah menjelaskan bahwa rakor ini digelar sebagai langkah memperkuat jejaring kerja, menyamakan persepsi, dan menyusun strategi pengendalian penyakit yang lebih terintegrasi.

Baca Juga: Dwi Soetjipto Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Banjir Bandang Pauh, 47 KK Masih Bertahan di Pengungsian

Rapat juga diharapkan menghasilkan sinkronisasi data, respon cepat terhadap temuan kasus, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi KLB.

Ia menegaskan pentingnya komitmen seluruh peserta rakor untuk melindungi masyarakat Kota Pariaman dari ancaman campak maupun penyakit menular lainnya melalui upaya pengendalian yang lebih efektif.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, perwakilan Kemenag Kota Pariaman H. Amril Tuanku Kuniang, Ketua MUI Syofyan Jamal, Kepala Disdikpora Hertati Taher, serta perwakilan rumah sakit umum dan swasta se-Kota Pariaman.(*)

Editor : Hendra Efison
#P2P Kota Pariaman #rakor kesehatan Pariaman #kasus campak Indonesia #imunisasi anak Pariaman