Bantuan berupa beras, gula, dan minyak tersebut diserahkan langsung sebagai bagian dari kegiatan sosial di daerah pemilihannya, Sumatera Barat I.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Pariaman.
“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman dan seluruh masyarakat, saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Bapak Andre Rosiade,” ujar Yota Balad dalam sambutannya.
Ia menyebut, 1.500 paket sembako tersebut dinilai membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.
“Angka 1.500 paket ini bukanlah jumlah yang kecil. Ini adalah bentuk stimulus yang akan sangat membantu meringankan beban dapur keluarga di Kota Pariaman,” katanya.
Yota Balad menambahkan, bantuan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat melalui jalur legislatif dan pemerintah daerah dalam mendukung program pro-rakyat.
Andre Rosiade menyatakan, pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat, termasuk di Kota Pariaman.
“Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan amanah sebagai wakil rakyat meskipun Kota Pariaman bukan menjadi daerah pilihan saat pemilu beberapa waktu yang lalu,” ujar Andre.
Ia menegaskan kehadirannya tidak hanya pada momentum politik, tetapi juga dalam memastikan masyarakat merasakan manfaat secara langsung.
“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat membutuhkan dukungan, tetapi juga untuk memastikan bahwa kehadiran kami dirasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.
Selain pembagian sembako, Andre Rosiade juga menyebut sejumlah dukungan lain untuk Kota Pariaman, di antaranya pengaktifan kembali aliran Bendung Anai II, perbaikan kawasan olahraga Rawang untuk pembangunan jogging track, serta rencana pembangunan area parkir di GOR Radjo Bujang, Kelurahan Karan Aur.
Pemerintah Kota Pariaman menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna mendukung program-program sosial dan pembangunan bagi masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison