Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Maret 2026, tersebut menjadi ajang literasi yang melibatkan pelajar, guru, pegiat literasi, serta berbagai organisasi masyarakat di Kota Pariaman.
Acara itu dihadiri penceramah Ustadz H. Syaiful Effendi, Lc, MA yang juga Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Pariaman Ny. Nelvia Afrizal, para asisten, staf ahli, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta Ketua Umum Forum Pegiat Literasi Kota Pariaman (FPLKP) Rizki Mirdani.
Turut hadir pula jajaran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), pengurus organisasi wanita di Kota Pariaman, para guru, serta pelajar tingkat SMP yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Afrizal Azhar menyampaikan bahwa Ramadhan Literacy Festival tidak hanya menjadi ajang silaturahmi masyarakat, tetapi juga momentum untuk menggiatkan minat baca, menulis, dan kreativitas literasi di berbagai kalangan.
“Festival ini bukan hanya sekadar ajang untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menggiatkan minat baca, menulis, dan kreativitas literasi di segala usia,” ujarnya.
Menurutnya, literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengkritisi, dan menciptakan gagasan yang menjadi dasar penting dalam membangun peradaban.
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan pemerintah daerah, kemampuan pengetahuan umum sebagian pelajar masih perlu ditingkatkan.
“Kami melihat kemampuan pelajar kita saat ini sangat kurang dalam hal pengetahuan umum, dan ini terbukti setelah kami mengetes mereka dengan berbagai pengetahuan umum yang ada,” kata Afrizal.
Ia berharap kegiatan Ramadhan Literacy Festival dapat mendorong pelajar untuk semakin mencintai kegiatan membaca serta menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Afrizal juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan literasi sebagai budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Kota Pariaman.
Selain itu, ia mendorong Dinas Pendidikan untuk mempelopori kegiatan lomba cerdas cermat antar pelajar guna meningkatkan kemampuan literasi dan pengetahuan umum generasi muda di daerah tersebut.
Baca Juga: Colt Diesel Hilang Kendali di Jalan Padang–Bukittinggi, Terperosok di Kiambang Padangpariaman
“Saya harap Dinas Pendidikan dapat mempelopori lomba cerdas cermat antar pelajar sehingga kemampuan literasi pelajar di Kota Pariaman dapat meningkat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan festival, panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi dan keagamaan, di antaranya lomba azan, lomba puisi islami, bedah buku, bazar buku, bazar usaha kecil menengah, serta kegiatan berbagi 1.000 takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Syaiful Effendi di hadapan para peserta dan masyarakat yang hadir di lokasi acara.(*)
Editor : Hendra Efison