Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Petani Pariaman Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Cabai Produktif

Hendra Efison • Senin, 30 Maret 2026 | 23:09 WIB
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau lokasi kebun cabai Sawirman di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (30/03/2026).
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau lokasi kebun cabai Sawirman di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (30/03/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM—Seorang petani cabai di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman, Sawirman (60), mengolah lahan tidur yang tidak digarap selama enam tahun menjadi kebun cabai seluas sekitar 1 hektare, Senin (30/03/2026).

Lahan yang sebelumnya dipenuhi semak kini ditanami sekitar 9.300 batang cabai dan ditargetkan panen dalam dua bulan.

Sawirman menjelaskan, lahan tersebut awalnya terbengkalai karena tidak cocok untuk tanaman padi akibat keterbatasan air.

Ia kemudian menghubungi pemilik lahan dan mendapat persetujuan untuk mengelolanya menjadi lahan produktif.

Baca Juga: Harga Ikan Pasaman Barat Naik Usai Lebaran, Ini Penyebabnya

“Lahan tersebut sudah dipenuhi semak dan tumbuhan liar. Kebetulan pemiliknya setuju, maka kita olah jadi kebun cabai,” ujarnya.

Ia berharap hasil panen mendatang dapat memberikan hasil maksimal, seiring dengan upaya pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

Pemko Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau langsung lokasi kebun tersebut dan mengapresiasi langkah petani dalam menghidupkan kembali lahan tidur.

“Kita mengapresiasi masyarakat khususnya petani cabai bapak Sawirman yang telah mengolah lahan pertanian yang sudah lama terbengkalai tersebut menjadi lebih produktif,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Sembako Padang Stabil, Penjualan Masih Sepi

Yota mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur di Kota Pariaman untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian.

Menurutnya, langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.

Rencana Pengembangan Lahan dan Irigasi

Yota Balad menyebut, pemerintah kota akan terus mengembangkan pemanfaatan lahan tidur. Dalam waktu dekat, direncanakan pemanfaatan sekitar 10 hektare lahan untuk dijadikan sawah.

Ia juga menginstruksikan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman untuk melakukan pendataan serta peninjauan lahan terbengkalai guna menentukan jenis tanaman yang sesuai.

“Kepada dinas terkait agar memantau, meninjau dan mengecek apakah lahan tersebut baiknya digunakan untuk tanaman cabai, padi atau tanaman lainnya,” katanya.

Baca Juga: Pantai Lolong Belanti Sepi Saat Lebaran, Tertutup Kayu

Selain itu, Pemko Pariaman berencana membangun saluran irigasi baru dari Desa Rawang menuju Dusun Kampung Sato, Desa Pauh Timur untuk mengatasi kendala air yang selama ini dihadapi petani.

Dukungan Masyarakat

Ketua LPM Desa Rawang, Rafkiman, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan petani.

Ia berharap pembangunan irigasi dapat segera terealisasi sehingga kebutuhan air di areal persawahan terpenuhi dan hasil panen meningkat.

“Semoga secepatnya terlaksana, sehingga petani bisa memanfaatkan serta dapat menambah hasil panen yang lebih banyak,” ujarnya. (*)

Editor : Hendra Efison
#petani cabai Pariaman #lahan tidur #Yota Balad #Kebun cabai