Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Di Pariaman Terpasang HF Radar Senilai Rp28 Miliar, Bisa Deteksi Tsunami Dini

Hendra Efison • Kamis, 2 April 2026 | 22:37 WIB
HF Radar Pariaman akan diresmikan 2 Juli 2026, alat Rp28 miliar ini mampu deteksi tsunami dini dan pantau kondisi laut Sumbar.
HF Radar Pariaman akan diresmikan 2 Juli 2026, alat Rp28 miliar ini mampu deteksi tsunami dini dan pantau kondisi laut Sumbar.

LOHONG—HF Radar yang berlokasi di Pantai Taman Anas Malik, Kelurahan Lohong, Pariaman, direncanakan akan diresmikan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Pariaman pada 2 Juli 2026.

HF Radar merupakan radar frekuensi tinggi yang memiliki fungsi penting untuk pemantauan kondisi laut jarak jauh.

Alat ini mampu mengukur arus laut, memantau tinggi dan arah gelombang, mendeteksi potensi tsunami secara dini, serta memonitor perubahan kondisi laut ekstrem.

Baca Juga: Sekdaprov Sumbar: Tanpa Asrama, Siswa Mentawai Sulit Sekolah

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan bahwa perangkat tersebut telah berdiri dan segera difungsikan. Ia menyebutkan bantuan alat ini bernilai Rp28 miliar dan berasal dari Prancis.

“HF Radar yang kita rencanakan sudah berdiri dan segera difungsikan. Bantuan senilai Rp28 miliar dari Prancis ini hanya ada dua di Sumatera Barat, yakni di Kota Padang dan Kota Pariaman,” ujarnya saat menerima kunjungan Direktur Maritim BMKG Pusat, Eko Prasetyo, Kamis (2/4/2026).

Bagian dari Sistem Peringatan Dini

HF Radar merupakan bagian dari sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang dirancang untuk memberikan informasi awal terkait potensi bencana alam di wilayah pesisir.

Baca Juga: Gempa M7,6 Guncang Bitung, 1 Tewas, Air Laut Sempat Surut

Keberadaan alat ini dinilai penting karena wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Pariaman, berada di kawasan rawan gempa megathrust, khususnya di zona Siberut.

Menurut Yota Balad, teknologi ini akan memperkuat sistem pemantauan tsunami di wilayah Sumatera Barat yang memiliki potensi ancaman gempa besar.

Dipasang di Dua Lokasi di Sumbar

Di Sumatera Barat, HF Radar dipasang di dua titik. Selain di Kota Pariaman, perangkat serupa juga terpasang di Kota Padang, tepatnya di kawasan Masjid Al-Hakim.

Baca Juga: Perairan Sumbar Berpotensi Hujan Petir 4-5 April 2026, Gelombang Capai 2,5 Meter

Dengan kehadiran dua unit HF Radar tersebut, diharapkan pemantauan kondisi laut dan potensi bencana dapat dilakukan secara lebih optimal.

Selain untuk mitigasi bencana, teknologi ini juga memiliki manfaat bagi sektor perikanan. HF Radar dapat membantu nelayan dalam menentukan lokasi ikan melalui pemantauan arus dan kondisi laut.

Kunjungan Direktur Maritim BMKG Pusat, Eko Prasetyo, ke lokasi dilakukan untuk meninjau kesiapan operasional alat sebelum diresmikan.

Pemerintah daerah berharap keberadaan HF Radar ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.(*)

Editor : Hendra Efison
#HF Radar Pariaman #EWS tsunami #Deteksi Tsunami Sumbar #bmkg sumbar