Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Silaturahmi Syawal Muhammadiyah Pariaman, Pemko Tegaskan Program RISALAH dan Santunan 450 Anak Yatim

Hendra Efison • Senin, 13 April 2026 | 12:18 WIB
Pemko Pariaman paparkan program RISALAH dan santuni 450 anak yatim dalam Silaturahmi Syawal Muhammadiyah, perkuat ukhuwah dan kolaborasi pembangunan daerah.
Pemko Pariaman paparkan program RISALAH dan santuni 450 anak yatim dalam Silaturahmi Syawal Muhammadiyah, perkuat ukhuwah dan kolaborasi pembangunan daerah.

PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmen penguatan program keagamaan saat menghadiri Silaturahmi Syawal 1447 H/2026 M yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pariaman, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kota Pariaman itu dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pariaman, Elfis Candra, bersama jajaran Muhammadiyah dan Aisyiyah serta unsur masyarakat.

Elfis Candra menyampaikan, Pemko Pariaman memiliki sejumlah program unggulan di bidang keagamaan yang telah dijalankan lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Yota Balad–Mulyadi.

Program tersebut meliputi Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak), Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, serta Pesantren ASN.

Baca Juga: Hati-hati Tawaran Jalur Dakhili

“Program ini telah kita jalankan lebih dari satu tahun kepemimpinan Yota Balad–Mulyadi,” ujar Elfis dalam sambutannya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada akhir Ramadan 1447 H, Pemko Pariaman telah menyalurkan santunan kepada 450 anak yatim dan piatu di daerah tersebut.

Santunan tersebut bersumber dari zakat yang dikumpulkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

“Ke depan akan kita tingkatkan kembali jumlah penerima di tahun-tahun selanjutnya,” katanya.

Baca Juga: Indonesia Bisa Tiru Turki, Jangan Ganggu Kuota Eksisting

Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi

Dalam kesempatan itu, Elfis mengapresiasi Muhammadiyah melalui PDM dan PDA Kota Pariaman yang telah menginisiasi kegiatan Silaturahmi Syawal atau halal bihalal tersebut.

Ia mengajak seluruh anggota Muhammadiyah untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam membangun daerah.

“Dengan bersama, kita bisa melakukan hal-hal besar untuk membangun Kota Pariaman,” ujarnya.

Elfis menambahkan, Ramadan yang telah dilalui menjadi proses pembentukan pribadi bertakwa, sementara bulan Syawal menjadi momentum peningkatan diri atau tajdid.

Baca Juga: Penerapan ”War Tiket” Haji Tunggu Saudi Tambah Kuota untuk Indonesia: Tidak Perlu Antre, tapi Biaya lebih Mahal

Menurutnya, kegiatan silaturahmi ini mengingatkan bahwa esensi berakhirnya Ramadan bukan berhentinya ibadah, melainkan awal pembuktian nilai-nilai ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Apakah nilai-nilai takwa yang kita pupuk kemarin mampu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menegaskan, silaturahmi yang digelar bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi penguat ukhuwah untuk menyatukan hati, pikiran, dan tindakan di tengah perbedaan.

Hal ini sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Tebarkan Maaf, Sucikan Hati dan Bertumbuh Dalam Kebersamaan”.

Baca Juga: Negosiasi Iran-AS Terganjal Isu Nuklir dan Selat Hormuz

“Kami yakin ke depan Kota Pariaman jauh lebih maju, hebat, dan terdepan dari hari ini,” katanya.

Ceramah dan Layanan Kesehatan Gratis

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Sumatera Barat, Ustadz Suprizen.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh peserta yang hadir.

Panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, bekerja sama dengan Rumah Sakit Aisyiyah Kota Pariaman.

Baca Juga: Kontroversi Pengadaan Motor Listrik MBG

Dihadiri Tokoh Muhammadiyah Sumbar

Silaturahmi Syawal ini dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, di antaranya Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, Yosmeri Yusuf.

Selain itu hadir Ketua PDM Kota Pariaman Nasri, Ketua PDA Kota Pariaman Endrawati, serta para mantan ketua PDM.

Kegiatan juga diikuti jajaran pengurus PDM dan PDA tingkat kecamatan, organisasi otonom Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta anak-anak dari Panti Asuhan Aisyiyah Kota Pariaman.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis keagamaan di Kota Pariaman.(*)

Editor : Hendra Efison
#Silaturahmi Syawal Pariaman #Program RISALAH #santunan anak yatim Pariaman #aisyiyah #muhammadiyah