Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Yota Balad Usulkan Rp23,9 Miliar di Rakornas Mitigasi Kekeringan

Hendra Efison • Senin, 20 April 2026 | 18:44 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Jakarta, Senin (20/4/2026).

JAKARTA—Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan potensi kekeringan yang berdampak pada produksi pangan.

Dalam forum nasional itu, Yota Balad menyampaikan usulan program prioritas pembangunan sektor pertanian Kota Pariaman dengan total anggaran mencapai Rp23,9 miliar.

Usulan tersebut difokuskan pada penguatan sarana dan prasarana air serta irigasi untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian di daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga: Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Penggerak Inovasi Ketahanan Pangan Global

Program yang diajukan mencakup bantuan benih, pembangunan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Yota Balad hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian Kota Pariaman Marlina Sepa serta Kepala Bagian Umum Setdako Pariaman Willy Firmadian.

Selain penguatan infrastruktur pertanian, Pemerintah Kota Pariaman juga mengusulkan pencetakan sawah baru seluas 500 hektare guna meningkatkan luas lahan produktif di wilayah tersebut.

Permintaan lainnya meliputi dukungan pompanisasi pada saluran irigasi yang memiliki debit air kecil, sehingga distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lebih optimal dan merata.

Baca Juga: Pertamina–BIN Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Antisipasi Penyimpangan di Sumbagut

Yota Balad juga mendorong fasilitasi hilirisasi komoditas unggulan Kota Pariaman agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian memberikan dukungan terhadap daerah yang proaktif dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kementerian Pertanian sangat mengakomodir kepentingan daerah, khususnya daerah pangan. Bapak Menteri men-support seratus persen, bahkan kita diminta memaksimalkan anggaran yang tersedia dengan mengajukan usulan tambahan jika diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga: Jaga Kualitas Air, IPA PDAM Dikuras Rutin

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan sektor pertanian nasional yang saat ini menunjukkan performa signifikan di tengah berbagai tantangan global.

Pemerintah Kota Pariaman juga menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui langkah jemput bola untuk memastikan ketersediaan air serta perluasan lahan produktif guna mengantisipasi dampak kekeringan di masa mendatang.

Melalui Rakornas ini, diharapkan lahir kebijakan dan langkah konkret yang mampu menjawab tantangan sektor pertanian ke depan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan wilayah.(*)

Editor : Hendra Efison
#Rakornas mitigasi kekeringan #anggaran pertanian Pariaman #irigasi dan cetak sawah #Yota Balad Pariaman