Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pariaman Bahas LKPJ 2025, DPRD Soroti Program Hafidz, UMKM, dan Irigasi Anai II untuk Dampak Ekonomi Warga

Hendra Efison • Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi serahkan jawaban rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Rabu (29/4/2026).
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi serahkan jawaban rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Rabu (29/4/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menjawab rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Rabu (29/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Muhajir Muslim, didampingi Wakil Ketua Riza Saputra dan Yogi Firman, serta dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran Pemko.

Mulyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD dalam pelaksanaan program pembangunan daerah. Ia menyoroti sejumlah program unggulan (Progul) yang menjadi perhatian dewan, di antaranya “Satu Rumah Satu Hafidz” yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan.

“Program ini sudah berjalan melalui pendataan di sekolah-sekolah. Kita melihat capaian hafalan anak-anak, mulai dari 1 hingga 5 juz. Tahun ini direncanakan wisuda tahfidz pada Desember,” ujar Mulyadi.

Di sektor ekonomi, Pemko Pariaman menjalankan Progul “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga” dengan sasaran perempuan rentan ekonomi. Hingga kini, sekitar 650 penerima manfaat telah memperoleh bantuan peralatan usaha.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Jumat 1 Mei 2026: Padangpanjang Hujan Petir, Padang Diguyur Hujan Ringan

“Tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 1.200 penerima manfaat agar mendorong peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.

Untuk sektor pertanian, Mulyadi menyebut irigasi Anai II telah mulai mengalir sejak Januari 2026 dan berdampak pada hasil panen petani, meskipun debit air di Kecamatan Pariaman Selatan belum optimal. Pemko meminta dukungan DPRD untuk optimalisasi jaringan tersebut.

Pada pengelolaan sampah, Pemko mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah rumah tangga sebagai langkah awal perbaikan sistem dari hulu ke hilir.

Sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Pemko mendorong setiap anggota DPRD berkontribusi melalui penyelenggaraan event untuk menggerakkan ekonomi lokal, seperti Car Free Night, event sepatu roda yang menghadirkan sekitar 1.200 peserta, randai, serta agenda “Pariaman Berlari” yang dijadwalkan pada Juni.

Baca Juga: ISI Padangpanjang Catat Rekor Peserta UTBK 2026, Ujian Berjalan Tertib dan Transparan

Selain itu, Pemko tengah mengusulkan perubahan status UPTD Air Bersih menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) guna meningkatkan pelayanan air bersih dan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Diki Samardi, menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis DPRD. Pada sektor pendidikan, DPRD meminta percepatan realisasi program hafidz oleh dinas terkait.

Di bidang ekonomi, DPRD mendorong penguatan pemberdayaan perempuan berbasis komunitas melalui pelatihan berkelanjutan seperti manajemen usaha, pemasaran digital, dan literasi keuangan.

DPRD juga menekankan optimalisasi irigasi Anai II, termasuk penambahan pintu air dan perbaikan jaringan tersier, guna memastikan ketersediaan air bagi petani. Pada sektor pariwisata, DPRD meminta pengembangan destinasi berbasis budaya lokal disertai peningkatan infrastruktur dan promosi digital terintegrasi.

Baca Juga: Penumpang KA Lembah Anai Naik 128 Persen, Rute Baru Padang–Kayutanam Makin Diminati

Selain itu, DPRD menyoroti pentingnya peningkatan sistem pengelolaan sampah dan percepatan perubahan UPTD air bersih menjadi Perumda.

“Rekomendasi ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dan diharapkan ditindaklanjuti untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Diki.

Pembahasan LKPJ 2025 menegaskan fokus Pemko dan DPRD Pariaman pada peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi keluarga, serta perbaikan infrastruktur dasar. Masyarakat diharapkan berperan aktif, terutama dalam pemilahan sampah rumah tangga dan pemanfaatan program ekonomi yang tersedia. Pelaku UMKM juga disarankan mengikuti pelatihan yang disiapkan pemerintah untuk meningkatkan daya saing usaha.(*)

Editor : Hendra Efison
#LKPJ Pariaman 2025 #program hafidz Pariaman #UMKM perempuan Pariaman #Irigasi Anai II #DPRD Pariaman