Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kota Pariaman Ajukan Tambahan Bus Sekolah ke Kemenhub, Saat Ini Baru Miliki 9 Unit

Hendra Efison • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:10 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Perhubungan Alfian dan Kepala BPKPD Rudy Repenaldi Rilis diterima langsung oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan RI, Robby Kurniawan.
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Perhubungan Alfian dan Kepala BPKPD Rudy Repenaldi Rilis diterima langsung oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan RI, Robby Kurniawan.

PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Pariaman mengajukan tambahan bus sekolah serta fasilitas keselamatan jalan ke Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Selasa (12/5/2026), untuk memperkuat layanan transportasi pelajar dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Perhubungan Alfian dan Kepala BPKPD Rudy Repenaldi Rilis diterima langsung oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan RI, Robby Kurniawan.

Dalam pertemuan itu, Pemko Pariaman mengusulkan penambahan bus sekolah karena armada yang tersedia saat ini dinilai belum mencukupi kebutuhan pelajar, terutama di wilayah pelosok.

“Kota Pariaman saat ini memiliki sekitar sembilan unit bus sekolah, tetapi jumlah itu belum memadai untuk melayani pelajar menuju sekolah mereka,” ujar Yota Balad.

Baca Juga: Pertamina Berdayakan 70 Penenun Ulos di Samosir, Produk Lokal Tembus Pasar Modern

Selain bus sekolah, Pemko Pariaman juga meminta bantuan pemasangan marka jalan nasional dan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di sejumlah persimpangan jalan.

Menurut Yota, fasilitas tersebut diperlukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mengurangi kemacetan.

“Kami juga meminta bantuan pemasangan marka jalan nasional dan APILL untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menertibkan lalu lintas di persimpangan,” katanya.

Yota menambahkan keberadaan marka jalan dan APILL dapat membantu pengendara memahami kondisi jalur, menjaga kecepatan aman, serta mengurangi risiko kesalahan saat berkendara.

Baca Juga: DPRD Desak Pemda Tetapkan Tanggap Darurat usai Longsor Isolasi Warga Situjuah

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Alfian, berharap proposal bantuan tersebut segera disetujui Kementerian Perhubungan dan ditindaklanjuti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Pengajuan bantuan ini diharapkan dapat memperluas akses transportasi pelajar di Kota Pariaman sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan perkotaan dan daerah pelosok.(*)

Editor : Hendra Efison
#bus sekolah Pariaman #APILL Pariaman #keselamatan jalan Pariaman #wali kota pariaman #Kemenhub RI