Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

1.333 ASN Pariaman Ikuti Pesantren ASN Virtual, Program Balad-Mulyadi Resmi Dimulai

ZikriNiati ZN • Jumat, 5 Juni 2026 | 20:38 WIB
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kick Off Pesantren ASN Virtual yang diikuti 1.333 aparatur sipil negara di Aula Balai Kota Pariaman, Jumat (5/6/2026).
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kick Off Pesantren ASN Virtual yang diikuti 1.333 aparatur sipil negara di Aula Balai Kota Pariaman, Jumat (5/6/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Sebanyak 1.333 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman mengikuti Kick Off Pesantren ASN Virtual yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pariaman di Aula Balai Kota Pariaman, Jumat (5/6/2026).

Program ini menjadi salah satu unggulan pemerintahan Balad-Mulyadi dalam memperkuat karakter, integritas, dan kualitas sumber daya aparatur.

Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan melibatkan peserta yang hadir langsung maupun secara daring.

Pemerintah Kota Pariaman menilai penguatan moral dan spiritual menjadi bagian penting untuk melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif BKPSDM yang menggandeng Halaqah Silsilah Ilmiyah (HSI) sebagai mitra pelaksanaan program.

"Kami atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BKPSDM yang telah menjalin kerja sama dengan Halaqah Silsilah Ilmiyah (HSI), sehingga Pesantren ASN secara virtual ini bisa terselenggara," ujar Mulyadi.

Pesantren ASN Virtual Jadi Program Penguatan Karakter

Program Pesantren ASN Virtual dirancang untuk mendukung visi Pariaman Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. Pemerintah daerah ingin membangun budaya birokrasi yang tidak hanya mengedepankan kompetensi teknis, tetapi juga memiliki landasan etika dan spiritual yang kuat.

Selain itu, model pembelajaran secara virtual dipilih agar seluruh ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah dapat mengikuti kegiatan tanpa mengganggu tugas pelayanan publik.

Sistem tersebut juga memungkinkan pembinaan karakter dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak peserta.

BKPSDM Kota Pariaman memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat reformasi birokrasi.

Melalui pendekatan keagamaan, aparatur diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan integritas.

Dukung Visi Pariaman Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan

Mulyadi menegaskan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas aparatur yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembinaan karakter menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan birokrasi Kota Pariaman.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan serius dan mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Pariaman menargetkan lahirnya ASN yang profesional, berakhlak, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas, sejalan dengan arah pembangunan Kota Pariaman yang sejahtera, maju, dan berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pesantren ASN Virtual #BKPSDM Kota Pariaman #Program Balad-Mulyadi #Mulyadi Wakil Wali Kota Pariaman #ASN Kota Pariaman