Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Yota Balad: Khitanan Massal Alumni SMAN 1 Pariaman Dukung Program Layanan Kesehatan Gratis

ZikriNiati ZN • Minggu, 5 Juli 2026 | 18:20 WIB

 

Khitanan massal gratis yang diikuti 80 anak di Aula Lantai II SMAN 1 Pariaman, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang digagas Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996 melibatkan 30 tenaga medis dari Universitas Andalas Padang.
Khitanan massal gratis yang diikuti 80 anak di Aula Lantai II SMAN 1 Pariaman, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang digagas Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996 melibatkan 30 tenaga medis dari Universitas Andalas Padang.

PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 80 anak dari empat kecamatan di Kota Pariaman mengikuti khitanan massal gratis yang digelar Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996 di Aula Lantai II SMAN 1 Pariaman, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan sosial tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad yang juga merupakan alumni sekolah tersebut.

Yota Balad mengapresiasi inisiatif Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996 yang memilih memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui layanan kesehatan.

Menurutnya, khitanan massal bukan hanya membantu keluarga peserta, tetapi juga sejalan dengan program pelayanan kesehatan gratis yang dijalankan Pemerintah Kota Pariaman.

"Sebagai alumni SMAN 1 Pariaman saya turut bangga dengan kegiatan yang telah dilakukan oleh junior-junior saya ini. Saya sangat mendukung kegiatan khitanan massal gratis ini karena secara tidak langsung Alumni 96 sudah membantu menjalankan salah satu program unggulan dalam visi misi Balad-Mulyadi yaitu memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Pariaman," kata Yota.

Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan para alumni menjadi contoh bahwa organisasi alumni tidak hanya berfungsi menjaga silaturahmi, tetapi juga mampu mengambil peran dalam membantu masyarakat melalui aksi nyata.

Bukan Sekadar Layanan Kesehatan

Yota menyebut khitanan massal memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pelayanan medis. Kegiatan itu juga mengandung nilai sosial sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter anak sejak dini.

"Kegiatan seperti ini memiliki nilai ibadah sekaligus nilai sosial yang tinggi, karena nilainya bukan hanya dilihat dari sisi kesehatan saja tetapi juga dilihat dalam pembentukan karakter anak-anak semenjak usia dini," ujarnya.

Ia berpesan kepada para peserta agar kelak memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan sekitarnya. Menurutnya, semangat berbagi perlu diwariskan agar terus tumbuh di tengah masyarakat.

"Kalau kita sudah menanamkan jiwa peduli di antara sesama manusia, kami rasa Kota Pariaman akan menjadi kota yang nyaman, tenteram, damai, maju, serta terhindar dari berbagai hal yang tidak baik dan fitnah yang tidak benar," ucapnya.

Libatkan 30 Tenaga Medis dari Universitas Andalas

Khitanan massal tersebut diikuti 80 anak yang berasal dari empat kecamatan di Kota Pariaman. Seluruh peserta mendapatkan layanan tindakan medis dari tim kesehatan Universitas Andalas.

Panitia melibatkan 30 tenaga medis yang terdiri atas dokter, dokter residen, dan perawat untuk memastikan seluruh proses khitan berlangsung aman sesuai prosedur kesehatan.

Selain memberikan layanan kesehatan gratis, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi alumni lintas angkatan bersama para guru SMAN 1 Pariaman.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Camat Pariaman Tengah Razwan Azmi, Kepala SMAN 1 Pariaman, serta panitia Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996.(*)

Editor : Hendra Efison
#khitanan massal gratis #Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1996 #layanan kesehatan Kota Pariaman #universitas andalas #Yota Balad