PADEK.JAWAPOS.COM – Cabang Tartil Al-Qur'an menjadi salah satu perlombaan yang dipertandingkan pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan Tahun 2026. Perlombaan ini akan berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Surau Taiso, Desa Balai Kurai Taji, dengan membuka tiga golongan berdasarkan kelompok usia.
Cabang ini digelar sebagai bagian dari pembinaan kemampuan membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai kaidah tajwid, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki bacaan indah, benar, dan penuh penghayatan.
Panitia menetapkan tiga kategori perlombaan, yakni Tartil Dasar, Tartil Menengah, dan Tartil Umum. Seluruh peserta merupakan utusan desa di Kecamatan Pariaman Selatan yang akan bersaing menampilkan kemampuan terbaiknya dalam membaca Al-Qur'an.
Golongan Tartil Dasar diperuntukkan bagi peserta berusia maksimal 10 tahun 11 bulan 29 hari dengan materi bacaan Juz 1 hingga Juz 10. Durasi penampilan ditetapkan sekitar 5–7 menit.
Baca Juga: MTQ IX Kecamatan Pariaman Selatan Digelar 17–19 Juli 2026, Perebutkan Prestasi Antar Desa
Sementara itu, Tartil Menengah diikuti peserta berusia maksimal 18 tahun 11 bulan 29 hari dengan materi bacaan Juz 1 hingga Juz 20 dan durasi tampil 6–8 menit. Adapun Tartil Umum diperuntukkan bagi peserta maksimal 25 tahun 11 bulan 29 hari, menggunakan materi Juz 1 hingga Juz 29 dengan durasi penampilan 8–10 menit.
Penentuan Maqra' dan Ketentuan Penampilan
Panitia menetapkan penentuan maqra' dilakukan 16 jam sebelum peserta tampil. Panjang maqra' diperkirakan sekitar 12 baris untuk Tartil Dasar, 15 baris bagi Tartil Menengah, dan 18 baris pada Tartil Umum.
Dalam perlombaan ini, seluruh peserta wajib menggunakan Qiraat Imam 'Ashim riwayat Hafsh yang dibaca secara murattal sesuai kaidah tajwid.
Baca Juga: Hafalan Al-Qur'an Jadi Cabang Unggulan MTQ IX Pariaman Selatan 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Selain ketepatan bacaan, peserta juga dinilai dari unsur irama. Golongan Tartil Dasar diwajibkan membawakan minimal satu lagu, Tartil Menengah dua lagu, sedangkan Tartil Umum minimal tiga lagu.
Pendaftaran peserta dibuka pada 13–14 Juli 2026 di KUA Pariaman Selatan. Setiap desa diharapkan mengirimkan wakil terbaik untuk mengikuti ajang pembinaan sekaligus seleksi menuju kompetisi MTQ pada jenjang berikutnya.
Dorong Pembinaan Qari dan Qariah Muda
Cabang Tartil Al-Qur'an tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi qari dan qariah muda di Kecamatan Pariaman Selatan.
Melalui perlombaan ini, panitia berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai Al-Qur'an, mampu membaca dengan tartil sesuai kaidah tajwid, serta memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan hingga tingkat yang lebih tinggi.
Pelaksanaan cabang Tartil Al-Qur'an juga sejalan dengan tema MTQ IX Kecamatan Pariaman Selatan Tahun 2026, yakni "Dengan Al-Qur'an Kita Wujudkan Generasi Qur'ani, Berakhlak Mulia, Menuju Pariaman Selatan Maju."(*)
Editor : Hendra Efison