Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

57 Warga Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan Modal Usaha Rp3 Juta

ZikriNiati ZN • Senin, 13 Juli 2026 | 18:40 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Rozi Kosmadi menyerahkan bantuan modal usaha kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (13/7/2026).
Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Rozi Kosmadi menyerahkan bantuan modal usaha kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (13/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Sebanyak 57 warga Kota Pariaman yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 2025 menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp3 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (13/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Rozi Kosmadi.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Yota Balad mengatakan bantuan modal usaha menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi.

Ia mengaku masih merasakan duka yang dialami warga saat bencana melanda Kota Pariaman pada 2025. Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan dukungan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi.

"Alhamdulillah hari ini warga Kota Pariaman yang terdampak bencana mendapat bantuan modal usaha yang kita minta kepada Pemprov Sumbar masing-masing penerima manfaat menerima sebesar Rp3 juta. Dengan bantuan ini perluas syukurnya, jangan lihat besar kecilnya tetapi lihatlah pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkannya," ujar Yota.

Wali Kota berharap seluruh penerima memanfaatkan bantuan tersebut sebagai tambahan modal usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Bantuan Diminta Digunakan untuk Mengembangkan Usaha

Yota mengakui nilai bantuan yang diterima belum sebanding dengan kerugian akibat bencana. Meski demikian, ia berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

"Kalau kita lihat kerugian yang bapak/ibu alami dengan apa yang diterima mungkin tidak sebanding, tetapi tetap disyukuri. Insyaallah mudah-mudahan akan banyak nikmat yang didapatkan," katanya.

Ia juga meminta Dinas Sosial Kota Pariaman melakukan pengawasan dan pendampingan kepada seluruh penerima manfaat agar dana bantuan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya sebagai modal usaha.

Menurut Yota, pendampingan menjadi bagian penting agar program bantuan tidak hanya selesai pada tahap penyaluran, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Pemprov Sumbar

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Syaifullah, menjelaskan bantuan modal usaha tersebut bersumber dari program dana Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Secara keseluruhan terdapat 1.000 penerima manfaat di Sumatera Barat, sementara Kota Pariaman memperoleh alokasi untuk 57 warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Syaifullah berharap bantuan sebesar Rp3 juta yang diterima setiap warga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk mengembangkan usaha produktif dan membantu mempercepat pemulihan ekonomi keluarga.

"Kami juga berharap kerja sama Pemko Pariaman melalui Dinas Sosial untuk mengawal agar bantuan ini berjalan dengan baik. Semoga bantuan usaha ini menjadi usaha yang memulihkan ekonomi masyarakat Kota Pariaman yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu," tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#bantuan modal usaha Pariaman #bantuan warga Pariaman #Yota Balad #Dinas Sosial Sumbar #Bencana hidrometeorologi