Ribuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Balaikota Pariaman, Spanyol Keluar sebagai Juara

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:33 WIB
Ribuan warga memadati halaman Balaikota Pariaman saat mengikuti nonton bareng final Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Kota Pariaman, Minggu malam (19/7/2026) hingga Senin dini hari.
Ribuan warga memadati halaman Balaikota Pariaman saat mengikuti nonton bareng final Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Kota Pariaman, Minggu malam (19/7/2026) hingga Senin dini hari.

PADEK.JAWAPOS.COM – Halaman Balaikota Pariaman dipadati masyarakat saat Pemerintah Kota Pariaman menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina, Minggu (19/7/2026) malam. Kegiatan bertajuk Semarak Kota Pariaman 2026 itu berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga Senin (20/7/2026) dini hari dan diisi dengan hiburan, bazar UMKM, serta pembagian hadiah dan doorprize.

Nobar tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, anggota DPRD, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat yang didominasi kalangan muda dari Kota Pariaman dan daerah sekitarnya.

Layar videotron berukuran besar yang disiapkan Pemerintah Kota Pariaman menjadi pusat perhatian ribuan penonton yang menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 secara bersama-sama.

Dalam sambutannya, Yota Balad mengatakan final Piala Dunia menjadi penutup pesta sepak bola dunia yang telah berlangsung sejak 11 Juni 2026.

"Setelah sebulan lebih pelaksanaan pesta akbar Piala Dunia 2026 yang dimulai sejak 11 Juni 2026 lalu, hari ini tibalah saatnya kita menyaksikan siapa yang akan menjadi juara dalam gelaran FIFA empat tahun sekali ini," ujar Yota Balad.

Nobar Jadi Wadah Kebersamaan dan Dukung UMKM

Yota Balad menyebut kegiatan nonton bareng merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pariaman menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat secara bersama-sama. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan pemerintah terkait penyelenggaraan nobar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

"Selain menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan semangat sportivitas, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah terkait penyelenggaraan nonton bareng sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, nobar tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat silaturahmi dan persaudaraan di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap final Piala Dunia 2026.

Selain itu, kegiatan yang dipusatkan di halaman Balaikota Pariaman tersebut turut menghadirkan bazar UMKM yang diharapkan mampu meningkatkan aktivitas perdagangan pelaku usaha kecil selama acara berlangsung.

"Melalui kegiatan nobar ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati atmosfer final Piala Dunia secara bersama-sama, sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat persaudaraan di tengah momentum pesta sepak bola dunia," tutup Yota Balad.

Spanyol Menang 1-0 atas Argentina

Pertandingan final berlangsung ketat dengan kedua tim saling melancarkan serangan sejak menit awal. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang tanpa gol berkat kokohnya pertahanan kedua tim.

Situasi berubah menjelang akhir babak kedua ketika pemain Argentina, Enzo Fernandez, menerima kartu merah sehingga timnya harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain pada babak tambahan waktu.

Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan Spanyol. Pada menit ke-106, Ferran Torres mencetak gol yang membawa La Furia Roja unggul 1-0 atas Argentina.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan itu memastikan Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026, sementara rangkaian acara di Balaikota Pariaman ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize oleh Yota Balad dan Mulyadi kepada masyarakat yang hadir.(*)

Editor : Hendra Efison
Final Piala Dunia 2026 Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Nobar Piala Dunia 2026 Pariaman Yota Balad pemko pariaman