Wali Kota Pariaman Tinjau Revitalisasi 39 Sekolah, Progres Pengerjaan Hampir 90 Persen

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:45 WIB

 

Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau progres revitalisasi sarana pendidikan di SDN 01 Kampung Jawa I, Kota Pariaman, Senin (20/7/2026), untuk memastikan pengerjaan sesuai standar dan target penyelesaian.
Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau progres revitalisasi sarana pendidikan di SDN 01 Kampung Jawa I, Kota Pariaman, Senin (20/7/2026), untuk memastikan pengerjaan sesuai standar dan target penyelesaian.

PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman terus mempercepat penyelesaian Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau langsung sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kota Pariaman untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai standar, Senin (20/7/2026).

Peninjauan dilakukan di antaranya ke SDN 01 Kampung Jawa I, Kecamatan Pariaman Tengah, dan SDN 13 Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Utara.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kualitas pengerjaan sekaligus memantau capaian fisik program revitalisasi yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Usai peninjauan, Yota Balad mengatakan program rehabilitasi sekolah di Kota Pariaman merupakan hasil pengajuan proposal kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

"Kota Pariaman berhasil memperjuangkan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp25 miliar untuk program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pada Tahun 2026 ini. Terdapat 36 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp25 miliar bersumber dari APBN," ujarnya.

Ia menjelaskan proyek revitalisasi ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Namun, berdasarkan hasil peninjauan, sejumlah sekolah telah menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari jadwal sehingga fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan.

SDN 01 Kampung Jawa I Rampung, SDN 13 Tungkal Selatan Capai 90 Persen

Di SDN 01 Kampung Jawa I, pengerjaan revitalisasi telah selesai 100 persen. Yota Balad memberikan apresiasi kepada pihak sekolah dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang dinilai mampu menyelesaikan pekerjaan fisik tepat waktu.

Sementara itu, progres revitalisasi di SDN 13 Tungkal Selatan telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan yang tersisa berupa penataan akhir untuk meningkatkan kerapian lingkungan sekolah.

Secara keseluruhan, Yota Balad menyebut progres fisik program revitalisasi sekolah di Kota Pariaman kini telah mencapai hampir 90 persen.

Pemerintah Kota Pariaman juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Kota Pariaman untuk terus mengawal penyelesaian pekerjaan hingga tuntas.

"Kami menargetkan pada bulan Agustus 2026 seluruh pengerjaan revitalisasi di 39 sekolah ini sudah tuntas 100 persen, sehingga dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan guru untuk mendukung proses belajar mengajar," katanya.

Sebanyak 39 Satuan Pendidikan Terima Bantuan Revitalisasi

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan total terdapat 39 satuan pendidikan yang menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, penerima bantuan terdiri atas 29 Sekolah Dasar (SD), enam Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan empat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hertati mengatakan pihaknya bersama jajaran Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dan Menengah terus melakukan pengawasan di lapangan agar seluruh sekolah penerima bantuan dapat menyelesaikan pekerjaan fisik sesuai target.

"Melalui program revitalisasi ini, sarana seperti rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, ruang administrasi, fasilitas toilet, hingga penataan lingkungan sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan memberikan kenyamanan belajar bagi para siswa di Kota Pariaman," tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
revitalisasi sekolah Kota Pariaman Disdikpora Kota Pariaman Yota Balad APBN 2026 kemendikdasmen