PWI Padangpariaman–Kota Pariaman 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Pers

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 14:55 WIB
PWI Padangpariaman–Kota Pariaman periode 2026–2029 resmi dilantik. Pengurus baru berkomitmen memperkuat profesionalisme dan independensi pers.
PWI Padangpariaman–Kota Pariaman periode 2026–2029 resmi dilantik. Pengurus baru berkomitmen memperkuat profesionalisme dan independensi pers.

PADEK.JAWAPOS.COM—Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman periode 2026–2029 resmi dilantik dengan Ketua Idham Fadhli.

Kepengurusan baru tersebut didorong memperkuat profesionalisme, sinergi dengan pemerintah daerah, serta peran pers dalam menjaga keterbukaan informasi publik.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan ucapan selamat kepada Idham Fadhli beserta seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran serta keberlanjutan pembangunan.

Yota menekankan pentingnya peran pers di tengah era digitalisasi. Menurutnya, wartawan harus tetap menjaga profesionalisme, integritas, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Pers memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi yang positif serta membentengi masyarakat dari maraknya penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian di media sosial,” ujar Yota.

PWI Padangpariaman Dorong Kerja Nyata dan Profesionalisme

Ketua PWI Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman Idham Fadhli menegaskan kepengurusan periode 2026–2029 harus menjadi periode kerja nyata, bukan sekadar seremonial.

Ia menyatakan pengurus akan mendorong organisasi yang lebih tertib, solid, profesional, terbuka, dan bermartabat.

Program yang disiapkan antara lain pendidikan dan pelatihan wartawan, peningkatan kesejahteraan anggota, serta kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Fadhli juga mengingatkan seluruh anggota agar menjaga marwah profesi dan tidak menggunakan pekerjaan sebagai wartawan untuk menakut-nakuti, memeras, menyebarkan kebencian, maupun mengejar kepentingan pribadi.

“Kita dorong wartawan mengikuti pendidikan dan pelatihan, tingkatkan kesejahteraan anggota, serta hadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Pengurus PWI juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan organisasi masyarakat.

Namun, kemitraan tersebut ditegaskan tidak akan menghilangkan fungsi kontrol sosial dan independensi pers.

PWI Sumbar Dorong Konsolidasi dan UKW

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, mewakili Ketua PWI Sumbar, mengapresiasi pelaksanaan pelantikan tersebut. Ia meminta pengurus baru segera melakukan konsolidasi organisasi dan menyiapkan sejumlah agenda penting.

Salah satu agenda yang perlu direalisasikan ialah Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan jumlah wartawan bersertifikasi di wilayah Pariaman.

Pelantikan turut dihadiri Yota Balad, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pariaman Yalviendri, Sekretaris Kominfo Pariaman Elfadri.

Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, pengurus PWI Padang Pariaman–Kota Pariaman periode 2026–2029 menyatakan optimistis dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dan keterbukaan informasi publik.(*)

Editor : Hendra Efison
PWI Padang Pariaman PWI Kota Pariaman wartawan Pariaman profesionalisme pers Idham Fadhli