Kota Pariaman Masuk 5 Besar Sumbar dalam Program Periksa Kesehatan Gratis

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 16:35 WIB
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Periksa Kesehatan Gratis di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (6/8/2026).
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Periksa Kesehatan Gratis di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (6/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Kota Pariaman masuk lima besar di Sumatera Barat dalam capaian Program Periksa Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2025. Capaian tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama saat Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Periksa Kesehatan Gratis di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad dan dihadiri masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama warga kurang mampu, tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau.

Ade juga menyampaikan bahwa capaian Kota Pariaman yang masuk lima besar di Sumatera Barat dalam pelaksanaan Program Periksa Kesehatan Gratis menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas.

Ia menjelaskan Program Periksa Kesehatan Gratis merupakan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dapat dimanfaatkan masyarakat cukup dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) ke puskesmas.

Selain memanfaatkan layanan kesehatan, Ade mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, dan berolahraga secara teratur.

Warga Diajak Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengajak masyarakat memanfaatkan Program Periksa Kesehatan Gratis sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit tidak menular.

Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini mengingat ancaman penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke terus meningkat di tengah masyarakat.

Yota menyampaikan Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen menekan angka kedaruratan medis akibat penyakit kronis melalui peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum muncul gejala yang lebih berat.

Ia juga menyebut Kota Pariaman telah selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang pelayanan kesehatan.

Cakupan UHC Capai 98,8 Persen

Dalam kesempatan itu, Yota mengatakan cakupan Universal Health Coverage (UHC) melalui BPJS Kesehatan di Kota Pariaman telah mencapai 98,8 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, memperoleh perlindungan jaminan kesehatan yang layak.

Yota turut mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ia berharap peserta sosialisasi dapat menyampaikan kembali pentingnya pola hidup sehat kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Selain memperhatikan pola makan, masyarakat juga diimbau menjaga kebugaran fisik dengan berolahraga secara teratur sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.(*)

Editor : Hendra Efison
Periksa Kesehatan Gratis Kota Pariaman ade rezki pratama germas Yota Balad