PADEK.JAWAPOS.COM — Seorang pelajar SMK 3 Pariaman, Farid (15), meninggal dunia setelah terseret arus saat mandi-mandi bersama teman-temannya sepulang sekolah di Desa Apar, Jalan Siti Manggopoh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (7/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Farid bersama sejumlah rekannya berkumpul dan berenang di pantai setelah menyelesaikan kegiatan belajar di sekolah.
Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga setelah melihat Farid terseret arus dan tenggelam. Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi sebelum pihak berwenang dihubungi.
Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri, mengatakan informasi kondisi membahayakan manusia tersebut diterima pihaknya dari anggota Palang Merah Indonesia (PMI), Dios, pada pukul 17.15 WIB.
Tim SAR Dikerahkan ke Lokasi
Setelah menerima laporan, Tim Rescuer Kantor SAR Kelas A Padang mengerahkan delapan personel pada pukul 17.31 WIB untuk melakukan pencarian.
Tim membawa Rescue Car Double Cabin, perahu karet LCR, perlengkapan medis, alat komunikasi, serta perangkat penunjang pencarian berupa Aqua Eye dan Drone Thermal.
Lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) tercatat pada koordinat 00°35'52.7"S 100°06'26.7"E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 38 kilometer melalui jalur darat dari Kantor SAR Padang dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 18.02 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan unsur potensi SAR yang telah berada di lapangan.
Unsur yang terlibat dalam pencarian meliputi BPBD Kota Pariaman, TNI/Polri, PMI, Tagana, Satpol PP, serta nelayan dan warga setempat.
Korban Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Pencarian terpadu membuahkan hasil beberapa menit setelah tim tiba di lokasi. Tim SAR Gabungan menemukan korban pada pukul 18.08 WIB.
Hendri mengatakan Farid ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0°35'54.57"S 100°6'9.95"E.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Pariaman untuk penanganan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 18.25 WIB.(*)
Editor : Hendra Efison