Dilatih dan Diberi Paket Usaha, Apa Target Pemko Pariaman untuk 45 Pengrajin?

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 17:43 WIB
Wako Pariaman Yota Balad saat menyerahkan paket usaha batik dan rajutan kepada 45 pengrajin lokal yang telah mengikuti pelatihan, Senin (10/8/2026).
Wako Pariaman Yota Balad saat menyerahkan paket usaha batik dan rajutan kepada 45 pengrajin lokal yang telah mengikuti pelatihan, Senin (10/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Pemerintah Kota Pariaman menyerahkan paket usaha batik dan rajutan kepada 45 pengrajin lokal yang sebelumnya mengikuti pelatihan, Senin (10/8/2026), di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

Bantuan tersebut diberikan kepada 20 peserta pelatihan batik cap dan 25 peserta pelatihan rajutan. Program ini menjadi bagian dari Program Unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, yakni Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dukungan sarana usaha, tetapi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Menurut Yota, program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga diarahkan untuk memberdayakan setiap rumah tangga agar tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.

Ia mendorong keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan dan bantuan usaha tersebut berkembang dari sekadar hobi menjadi unit UMKM yang mandiri serta memiliki nilai jual.

Produk batik cap khas Kota Pariaman dan kerajinan rajutan juga diharapkan dapat memperkaya produk oleh-oleh kreatif sekaligus memperkuat industri rumahan lokal.

Tak Berhenti pada Bantuan

Pemko Pariaman melalui Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman akan memberikan pendampingan kepada penerima bantuan. Pendampingan tersebut mencakup pemantauan perkembangan usaha hingga manajemen usaha.

Yota meminta para penerima manfaat tetap menjaga produktivitas setelah memperoleh bantuan. Pemerintah kota, kata dia, mendukung kegiatan yang dijalankan Dinas Perindagkop dan UKM agar memberikan manfaat serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Deddy Kurnia Illahi mengatakan penyerahan bantuan sarana dan prasarana usaha merupakan wujud nyata pelaksanaan Program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.

Menurut Deddy, bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk mulai produktif dan mengembangkan hasil pelatihan menjadi produk yang memiliki daya jual.

Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada peserta serta UMKM lainnya.

Pemantauan dilakukan untuk melihat sejauh mana pelatihan dan produk yang dihasilkan dapat dikembangkan, termasuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya.

Dengan pendampingan tersebut, pemerintah kota menargetkan para peserta dapat menghasilkan produk yang berdaya jual tinggi dan menjadi bagian dari produk yang dibanggakan Kota Pariaman.(*)

Editor : Hendra Efison
Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga pengrajin Pariaman paket usaha Pariaman batik dan rajutan UMKM Pariaman