Diskominfo Pariaman Perkuat Keamanan Jaringan Pemerintah, ASN Dibekali Firewall Sangfor

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Kepala Diskominfo Kota Pariaman, Yalviendri.
Kepala Diskominfo Kota Pariaman, Yalviendri.

PADEK.JAWAPOS.COM— Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pariaman memperkuat kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengelola keamanan jaringan pemerintah melalui kegiatan Transfer Knowledge Firewall Sangfor NGAF 31000A-I.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi ASN dalam pengelolaan infrastruktur teknologi informasi, jaringan internet pemerintah daerah, serta keamanan sistem informasi.

Kepala Diskominfo Kota Pariaman, Yalviendri, mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia diperlukan seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, kemampuan ASN dalam mengelola dan memantau infrastruktur teknologi informasi menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta optimalisasi jaringan pemerintah.

“Transfer Knowledge ini merupakan bagian dari upaya kita meningkatkan kemampuan ASN, khususnya dalam pengelolaan keamanan jaringan. Dengan kompetensi yang semakin baik, kita berharap infrastruktur teknologi informasi yang kita kelola semakin aman dan optimal dalam mendukung pelayanan pemerintahan,” ujar Yalviendri.

SIMONJA Percepat Monitoring Jaringan

Selain meningkatkan kemampuan ASN, Diskominfo Kota Pariaman juga mengembangkan inovasi digital untuk mendukung pengelolaan jaringan pemerintah.

Salah satunya SIMONJA atau Sistem Monitoring Jaringan yang dikembangkan pada 2025. Sistem ini digunakan untuk membantu petugas memperoleh informasi mengenai kondisi jaringan dengan lebih cepat.

Sebelum SIMONJA diterapkan, monitoring jaringan dilakukan secara manual melalui laporan pengguna maupun pemeriksaan langsung oleh petugas. Kondisi tersebut membuat gangguan jaringan tidak selalu dapat diketahui dengan cepat.

Melalui SIMONJA, pemantauan dilakukan berbasis sistem sehingga petugas dapat mengidentifikasi titik gangguan dan melakukan penanganan secara lebih responsif.

Yalviendri mengatakan sistem monitoring yang lebih baik diharapkan dapat mempercepat penanganan gangguan serta menjaga ketersediaan dan keandalan jaringan pemerintah daerah.

ESPPD V2 Digitalisasi Administrasi ASN

Penguatan transformasi digital juga dilakukan melalui pengembangan ESPPD V2 sebagai pengembangan aplikasi E-SPPD untuk mempermudah administrasi perjalanan dinas ASN.

Melalui aplikasi tersebut, pengajuan telaah staf dan persetujuan perjalanan dinas dapat dilakukan secara online. Setelah mendapat persetujuan, pegawai dapat mencetak SPT dan dokumen SPPD melalui sistem.

Pengembangan ESPPD V2 dilakukan seiring dengan Peraturan Wali Kota Pariaman Nomor 25 Tahun 2025 tentang Kebijakan Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

Menurut Yalviendri, pemanfaatan teknologi tidak hanya diarahkan untuk pelayanan publik, tetapi juga untuk membenahi proses administrasi internal pemerintahan agar lebih mudah dan dapat dipantau.

EKINERJA Dukung Kinerja ASN

Diskominfo Kota Pariaman juga mengembangkan EKINERJA berbasis kinerja sebagai pengembangan lanjutan dari inovasi E-Kinerja terintegrasi yang diterapkan sejak 2021.

Inovasi tersebut dikembangkan dengan mengacu pada mekanisme pemberian TPP berdasarkan disiplin, penilaian kinerja individu, dan penilaian kinerja instansi.

Penilaian kinerja instansi mencakup perencanaan dan inovasi, pengawasan, pengelolaan data kepegawaian, pengelolaan keuangan dan pendapatan, serta pengelolaan pelayanan publik.

Implementasi sistem tersebut memberikan dampak terhadap pelaksanaan kinerja ASN, termasuk mendorong disiplin pegawai dan ketepatan waktu penyelesaian penilaian kinerja individu atau SKP.

Keamanan Teknologi Diikuti Penguatan SDM

Yalviendri menegaskan pengembangan inovasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan SDM.

Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut mampu menggunakan sistem yang telah dibangun, tetapi juga harus mampu mengelola dan mengembangkan teknologi tersebut secara optimal.

Kegiatan Transfer Knowledge Firewall Sangfor NGAF 31000A-I menjadi salah satu langkah Diskominfo Kota Pariaman untuk memperkuat kemampuan internal dalam menghadapi tantangan keamanan jaringan.

Ke depan, Diskominfo Kota Pariaman akan terus mendorong inovasi sekaligus meningkatkan kompetensi ASN agar teknologi yang dikembangkan dapat mendukung kinerja pemerintahan, menjaga keamanan infrastruktur, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
keamanan jaringan pemerintah Firewall Sangfor SIMONJA Diskominfo Pariaman ASN Pariaman