PADEK.JAWAPOS.COM — Sekitar 410 anak mengikuti Lomba Hafiz Cilik dan Hafiz MDTA tingkat Kota Pariaman. Pemerintah Kota Pariaman mendorong kemampuan menghafal Al-Qur'an tidak berhenti sebagai prestasi lomba, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lomba tersebut dibuka Pemerintah Kota Pariaman di GOR Rajo Bujang Kota Pariaman. Para peserta menampilkan hafalan Al-Qur'an mulai dari 1 juz hingga 30 juz.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan Pariaman sebagai kota risalah yang beriman, saleh, dan berakhlak.
"Bagaimana anak Kota Pariaman tidak hanya mempelajari agama melalui Al-Qur'an, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia. Ketika hafalan Al-Qur'an dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, Kota Pariaman akan melahirkan generasi yang Qur'ani dan berakhlak," ujarnya.
Yota juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak mulia. Menurutnya, generasi muda harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengimbau ASN dan tenaga pendidik untuk memberikan pelayanan serta teladan terbaik.
Lomba tersebut sekaligus menjadi bagian dari program keagamaan Pemko Pariaman, termasuk Satu Rumah Satu Hafiz. Berdasarkan data pemerintah daerah, Kota Pariaman saat ini telah memiliki lebih dari 3.000 hafiz Al-Qur'an.
Yota berpesan kepada peserta agar tetap rendah hati ketika meraih juara dan tidak berkecil hati bagi yang belum berprestasi. Ia menegaskan, fokus utama kegiatan bukan hanya memenangkan perlombaan, tetapi mengamalkan Al-Qur'an.
Ketua Panitia Pelaksana Elfis Candra mengatakan, kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kota Pariaman tersebut bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an sejak dini sekaligus memperkuat program Pariaman Risalah melalui tagline "Satu Rumah Satu Hafiz".
Cabang yang diperlombakan meliputi 1 Juz Tilawah, 1 Juz Non-Tilawah, serta Hafiz Cilik kategori putra dan putri. Rangkaian pembukaan hingga babak seleksi dilaksanakan, sedangkan Grand Final dijadwalkan berlangsung di halaman Balai Kota Pariaman.
Tingginya antusiasme masyarakat, termasuk dari luar daerah, juga mendorong Pemko Pariaman merencanakan Lomba Hafiz tingkat Provinsi Sumatera Barat pada November mendatang. Sebelumnya, agenda MTQ dijadwalkan berlangsung pada Oktober.(*)
Editor : Hendra Efison