PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Kota Pariaman memaparkan capaian pelayanan informasi publik dan inovasi digital dalam presentasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat, Selasa (20/10/2026).
Presentasi tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, di hadapan tim panelis penguji di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Barat.
Dalam paparannya, Mulyadi menjelaskan penguatan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), capaian strategis, serta pengembangan inovasi digital untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi pemerintah.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif atau pemenuhan regulasi kelembagaan. Bagi Kota Pariaman, ini adalah instrumen utama untuk membangun kepercayaan publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal roda pembangunan Kota Pariaman,” kata Mulyadi.
Pemko Pariaman Perkuat Layanan PPID
Mulyadi menegaskan, Pemko Pariaman berkomitmen menghadirkan pelayanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan informatif. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pemerintah kota juga berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang menangani layanan informasi.
Selain penguatan SDM, Pemko Pariaman mengembangkan layanan yang inklusif dan ramah bagi kelompok rentan serta penyandang disabilitas. Pemerintah kota juga berupaya menyediakan akses informasi yang cepat dan mudah dijangkau masyarakat.
“Selain itu, kita berupaya pada pengembangan layanan informasi yang inklusif dan ramah bagi kelompok rentan serta penyandang disabilitas serta menyediakan akses informasi secara cepat dan mudah diakses kapan saja,” ujarnya.
Mulyadi berharap pelaksanaan e-Monev 2026 dapat menjadi ruang evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di daerah.
“Melalui monitoring dan evaluasi e-Monev 2026 ini, kita berharap dukungan dari Komisi Informasi Sumatera Barat bagaimana pelayanan publik ini bisa dimaksumalkan di daerah,” tuturnya.
Pariaman Tampil pada Sesi Pertama
Dalam agenda presentasi tersebut, Kota Pariaman mendapat giliran pada sesi pertama bersama lima badan publik lainnya. Mereka adalah Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, dan Politeknik Negeri Padang.
Turut mendampingi Mulyadi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Yalviendri; Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo Kota Pariaman, Arifa Yulmarses; serta jajaran tim teknis PPID Kota Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison