Mahdhivan mengatakan kegiatan ini adalah sebagai tindaklanjut program pengembangan kampung tematik Pemko Padang dengan melibatkan perguruan tinggi. Unand sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjadi penggerak kampung tematik memberikan pengelolaan kepada fakultas dan yang menangani pengembangan kampung wisata Bukit Nobita adalah FMIPA.
Mahdhivan mengatakan program pengabdian masyarakat ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan KKN tematik yang melibatkan dosen pendamping dan mahasiswa.
Mahdhivan juga menyebutkan sudah melakukan survey awal dari team pengabdi dari FMIPA pada hari rabu minggu yang lalu. FGD untuk memberikan gambaran rancangan dan konsep pengembangan kampung wisata seperti apa.
“Kita mendatangkan wakil direktur Tourism Development Center (TDC) Unand sebagai pemateri yang memaparkan apa saja potensi-potensi yang dapat dibangun di kampung wisata Bukit Nobita Kelurahan Kampuang Jua nan XX,” ucap Wakil Dekan 1 FMIPA itu.
Mahdhivan berharap dapat mengembangkan kampung wisata Nobita yang berbasis dengan edukasi sains yang menjadi lokasi wisata dan belajar di waktu yang bersamaan.
Wakil Direktur TDC Unand Donny Eros mengatakan pengembangan kampung wisata Bukit Nobita akan disesuaikan dengan icon nama lokasi tersebut yaitu karakter Nobita dari serial Doraemon.
Donny mengatakan icon Nobita sangat sesuai dengan ilmu pengetahuan dan sains yang diusung oleh FMIPA. Menjadikan karakter dari serial doraemon tersebut menjadi ikon wisata edukasi sains sangat menjanjikan ditambah serial Doraemon terkenal dengan terobosan-terobosan ilmiah dari masa depan tentunya sangat sesuai dengan FMIPA yang berurusan dengan sains.
Donny juga mengatakan dengan penggemar serial doraemon yang menjangkau segala usia tidak bisa dipungkiri dapat menarik minat semua kalangan untuk berkunjung ke sana. Ia juga berharap dengan mengedepankan serial anime asal Jepang tersebut dapat menarik minat wisatawan international dan investasi ke lokasi kampung wisata Bukit Nobita.
“Tentunya kita berharap agar mendapatkan perizinan terlebih dahulu untuk menggunakan nama Nobita sebagai objek wisata unggulan dari Kecamatan Lubukbegalung," ujarnya.
Untuk pengembangannya, Donny mengatakan butuh perencanaan target market yang jelas dan akan diisi dengan kegiatan seperti apa kampung wisata Bukit Nobita.
"Tentunya dengan pemanfaatan masyarakat sekitar diperlukan untuk mengembangkan objek wisata tersebut. nantinya objek wisata Bukit Nobita dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak terutama dari masyarakat sekitar," ujarnya.
Camat Lubukbegalung Heriza Syafani menyambut baik seluruh usulan dari FMIPA Unand sebagai salah satu perguruan tinggi yang membantu pengembangan kampung wisata tematik Bukit Nobita.
Pihak kecamatan akan mengusulkan pembagian jalur untuk akses ke objek wisata Bukit Nobita. Camat akan mengupayakan pembangunan jalur untuk menuju titik utama wisata tersebut. “Untuk sekarang Bukit Nobita hanya memiliki satu jalur untuk trek hiking yang memiliki medan yang cukup menyulitkan untuk usia anak-anak dan orang tua, nantinya kita akan merancang pembangunan jalur untuk bisa menuju puncak,” ucap Heriza.
Lurah Kampuang Jua Nan XX Yuliar mengatakan siap berkolaborasi dengan FMIPA Unand dengan memperdayakan masyarakat dan memanfaatkan potensi-potensi yang sudah ada di sekitar objek wisata untuk mendukung program eduwisata di Kampuang Jua Nan XX. (cr1) Editor : Hendra Efison