Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Masjid Islamic Centre Padangpanjang: Megah, Jadi Ikonik di Sumbar

Novitri Selvia • Jumat, 8 April 2022 | 12:39 WIB
Andrea Dian. (JPG)
Andrea Dian. (JPG)
Kota Padangpanjang yang berjuluk Serambi Mekkah, selain memiliki banyak destinasi wisata alam juga berdiri suatu bangunan ikonik nan megah menjadi magnet wisata halal di daerah berhawa sejuk itu.

Masjid Islamic Centre yang didirikan mulai 2016 melalui anggaran tahun jamak sebesar Rp70 milliar itu, di era kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wawako Asrul didapuk menjadi salah satu destinasi wisata halal di Sumbar. Seperti apa?

Kehadiran Islamic Centre melengkapi destinasi wisata religi yang menyandang predikat Kota Serambi Mekkah secara resmi sejak Maret 1999 silam dan sebagai daerah pencetak tokoh bangsa.

Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC) Padangpanjang, Nasrul Yahya mengatakan, keseriusan Pemko dalam mengembangkan Islamic Center ini menjadi pusat wisata religi, tidaklah main-main.

“Dapat terlihat dari kucuran dananya sejak awal yang mencapai hingga Rp70 miliar hingga saat ini. Tempat ibadah megah ini secara resmi dibuka pada Februari 2018 oleh ketua MPR-RI saat itu, Zulkifli Hasan,” terang Nasrul kepada Padang Ekspres di kantor BPIC.

Disampaikannya walau saat ini tahap pengembangan bangunan ini masih terus berlanjut, namun nyatanya tidak pernah sepi dari para wisatawan. Banyak dari pengunjung tersebut, yang memang datang untuk melakukan wisata religi, menggelar akad nikah, maupun hanya sekadar berfoto.

Termasuk dalam konteks penetapan sebagai salah satu ikon Daerah Tujuan Wisata Halal (DTWH) di Sumbar pada 2021 lalu, Islamic Centre Padangpanjang memang konsisten dengan berbagai program keagamaan seperti pengkajian fiqih, akhlak, tafsir hadist dan akidah, hingga pengkajian ‘Kitab Gundul’ (tanpa baris).

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Padangpanjang, Reynold Oktavian membenarkan status Islamic Centre sebagi salah satu ikon wisata halal di Sumbar sejak 2021.

Atas predikat tersebut disampaikannya, Pemko Padangpanjang juga telah dituntut untuk melengkapi dengan sarana pendukung lainnya berupa sertifikasi halal untuk 5 unit usaha kuliner. Sertifikasi halal ini merupakan reward dari pemerintah provinsi atas masuknya Islamic Centre menjadi tiga besar objek DTWH di Sumbar.

“Pada tahun ini, reward berupa bantuan pembiayaan lima sertifikasi halal gratis untuk rumah makan/restoran itu diberikan untuk yang terpilih seperti Resto Gumarang, Sate Mak Syukur, Ampera Tanpa Nama Haji Ryan, Pecel Lele Om Tok dan RM Baramas,” beber Reynold.

Menjadi ikon destinasi wisata, dirinya menyebut cukup potensial karena kokasi Islamic Center Padangpanjang ini, terletak di lingkungan yang sangat indah dan sejuk. Di sisi Timur dan Selatan masjid, terdapat deretan perbukitan yang menyejukkan mata, dengan pepohonannya yang rimbun.

Keindangan dan kemegahan Islamic Centre makin lengkap, dengan berdirinya monumen Al Quran yang dilingkari taman bunga nan tertata rapi. Replika Al Quran raksasa yang merupakan sumbangan Alumni Angkatan 81 SMP Padangpanjang itu, terbuat dari material tembaga dengan berat mencapai 250 kilogram di atas tiang penyangga setinggi 7 meter.

“Sementara di sisi Utara dan Barat masjid, terlihat hamparan persawahan dengan panorama pemandangan dari Gunung Singgalang di bagian Utara. Jadi tidak heran, di sekitarnya banyak beterbangan Burung Pipit,” ungkapnya.

Demikian juga daya tarik bangunannya, Islamic Center memang tampak sangat mengagumkan. Selain memiliki empat menara yang menjulang tinggi di setiap sisinya, masjid ini juga dikelilingi deretan gerbang berbentuk melingkar.

Masjid Islamic Center ini memiliki halaman dan ruangan shalat yang luas, dengan lantai marmer, berkapasitas 4.000 orang. Ruang utamanya terdiri dari dua lantai, dengan interior ruangan berhias lampu kristal besar yang menggantung tinggi di tengah kubah.

Dengan bentuknya yang megah, dan fungsinya sebagai destinasi wisata religi, tidak heran jika bangunan ini menjadi ikon Kota Padangpanjang. Pengembangan konsep wisata halal Islamic Centre ke depannya, Pemko Padangpanjang melalui dinas terkait telah merancang berbagai kegiatan yang menjadi magnet kunjungan religi.

Bidang Pariwisata pada Disporapar, disebutkan Reynol akan menyusun beragam program “festival” religius. Selain sebagai pusat kajian Islam seperti disebutkan sebelumnya, lokasi Islamic Centre akan diramaikan berbagai kegiatan amal lainnya berupa agenda seni.

Keramaian tingkat kunjungan dari berbagai kegiatan yang digelar di lingkungan Masjid Islamic Centre tersebut nantinya, akan di-support keberadaan kampus seni di kota tersebut serta sejumlah pelaku usaha rumah makan dan restoran yang telah mengantongi sertifikat halal. (***) Editor : Novitri Selvia
#serambi mekkah #wisata halal #Masjid Islamic Centre Padangpanjang