Taman Kota Muaro Sijunjung berdiri megah di kawasan strategis, di jalan utama M.Yamin Muaro Sijunjung, berdekatan dengan Makodim 0310/SSD, kantor Pengadilan Negeri (PN) Muaro, dan Kantor Bupati Sijunjung. Pemakaiannya diresmikan semasa Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, tepatnya 31 Januari 2019.
Ikon utama taman kota ini adalah air mancur “menari”. Dilengkapi lampu hias dan fasilitas pendukung lainnya. Untuk ukuran sebuah fasilitas taman rekreasi, Taman Kota Muaro Sijunjung terbilang cukup megah. Di malam hari dihiasi lampu berwarna-warni.
Akses menuju ke sini mudah, baik dari arah Muarobodi, maupun Simpang Tanahbadantung, dan Sitangkai Kabupaten Tanahdatar. Menggunakan mobil atau sepeda motor. Posisinya persis berada di pinggir jalan jantung pusat Kabupaten Sijunjung, dan parkirnya luas.
Ikon utama Taman Kota Sijunjung adalah air mancur “menari”, dilengkapi tiga lampu pilar hias, plus fasilitas bermain anak, tempat fitnes, dan lain sebagainya. Untuk kenyamanan para pengunjung, Pemkab Sijunjung di waktu-waktu tertentu menyiagakan petugas pengamanan Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP).
“Alhamdulillah Nagari Muaro, Kecamatan Muaro, Kabupaten Sijunjung sekarang punya taman kota representatif. Sebuah fasilitas yang telah bertahun-tahun diimpikan masyarakat,” ujar seorang tokoh masyarakat, Darmon Dahlan.
Sejak hadirnya taman kota tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan waktu luang berekreasi bersama keluarga tercinta di dalam daerah tanpa harus buang-buang duit pergi ke luar daerah.
Tak pelak pascadiresmikan pemakaiannya di awal tahun 2019 lalu Taman Kota Muaro Sijunjung selalu ramai tiap harinya, terlebih di malam minggu. Mengisyaratkan bahwa masyarakat memang haus hiburan, setelah seharian beraktivitas sesuai profesi masing-masing.
Pesona Taman Kota Sijunjung terlihat cukup indah pada malam hari, karena dalam area taman turut dilengkapi dengan lampu pilar hias, dan di area seputaran air mancur ada terpasang lampu berwarna-warni.
Air mancur didesain melingkar, secara alektrik bisa distel (bergerak) berputar -naik turun hingga dari kejauhan terlihat seperti bergoyang. Di malam hari semburan air mancur dihiasi cahaya warna-warni terlihat begitu indah, mempesona, hingga mengundang pethatian para pengunjung untuk seketika ber-selfie di sana.
Salah-seorang pengunjung, Zulkarnaini, asal Kabupaten Dharmasraya, mengaku senang berkunjung ke Taman Kota Muaro Sijunjung. Menurutnya taman rekreasi tersebut punya nuansa khas, menakjubkan. “Sepulang dari Kota Padang saya bersama keluarga mencoba singgah ke sini, dan ternyata memang taman rekreasi ini cukup indah,” ujarnya.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa, menuturkan, Taman Kota Muaro Sijunjung memiliki luas 7.000 meter persegi, dibangun secara multiyears dengan pagu dana APBD Sijunjung tahun 2018 senilai Rp 1,3 miliar, dilanjutkan APBD 2019 Rp 6,9 milliar. Untuk penyempurnaannya berlanjut ke APBD tahun 2020 senilai Rp 1,4 miliar.
Ikon utamanya adalah air mancur menari, dilengkapi panggung hiburan, ruang fitnes, dan tempat bermain anak. Secara bertahap berbagai fasisitas penunjang terus dilengkapi/ disempurnakan demi memberikan kepuasan bagi pengunjung.
“Pemkab Sijunjung terus melengkapi berbagai fasilitas taman, seperti tempat duduk, gazebo, ruang parkir, dan lain sebagainya,” imbuh Benny Dwifa.
Benny Dwifa menegaskan, area Taman Kota Sijunjung dibangun demi menjawab harapan masyarakat. Dimana masyarakat selama ini cenderung mengeluh karena daerah Sijunjung minim fasilitas taman rekreasi/hiburan, hingga pada wajtu-waktu banyak pergi ke luar daerah mencari hiburan.
Maka itu Pemkab Sijunjung berupaya menjawab tantangan tersebut, salah-satunya dengan mendirikan sebuah fasilitas taman kota reprentatis, yakni Taman Kota Muaro Sijunjung.
“Itu pun rencana pembangunan sebelumnya sempat mengalami banyak kendala, mulai terbentur persoalan pembebasan lahan dengan masyarakat dan PT KAI, sampai ketersediaan dana,” kata Benny Dwifa.
Setelah semua hambatan dapat diselesaikan, barulah proyek pengerjaan fasilitas taman kota dapat dikerjakan dan pada awal Januari 2919 mulai resmi beroperasi. “Mari sama-sama kita jaga fasilitas ini,” imbau Benny. (atn) Editor : Novitri Selvia